Negara-Negara Ini Sudah Terapkan Kebijakan Kesetaraan Gender dalam Dunia Kerja, lo!

Negara-Negara Ini Sudah Terapkan Kebijakan Kesetaraan Gender dalam Dunia Kerja, lo!
Beberapa negara sudah menerapkan kebijakan kesetaraan gender di dunia kerja. (thinkstock)

Negara-negara di dunia berikut ini sudah menerapkan kebijakan kesetaraan gender di dunia kerja. Hasilnya pun sudah tampak dan cukup efisien.

Inibaru.id - Kesetaraan gender di Indonesia masihlah menjadi salah satu perdebatan. Di dalam kehidupan sehari-hari khususnya di dunia kerja ketimpangan itu terus terjadi.

Permasalahan seperti nggak meratanya gaji antara karyawan perempuan dan laki-laki, kemudian penerimaan kuota pegawai perempuan yang lebih sedikit daripada pria hingga pelecehan seksual di lingkungan kerja.

Namun ternyata, sudah ada juga lo, negara-negara di dunia yang melalui kebijakannya mewujudkan kesetaraan gender. Negara mana saja? Yuk, simak.

Norwegia

Norwegia membuat kebijakan dengan memberikan jatah cuti kepada pasangan istri suami setelah sang istri melahirkan. Kebijakan tersebut disebabkan banyak ibu yang kehilangan waktu kerjanya karena beralih mengasuh anak. Hal tersebut dirasa memengaruhi kestabilan pendapatan negara karena para perempuan berhenti bekerja setelah melahirkan.

Maka pemberian jatah cuti kepada sang ayah adalah solusinya. Dengan memberi cuti kepada ayah, keduanya bisa membagi tugas, dan ibu masih bisa tetap bekerja meskipun sudah punya memiliki anak. Kebijakan itu disebut Daddy Quota.

Boston

Dalam menanggulangi permasalahan kesenjangan gaji antara laki-laki dan perempuan, di Boston, Amerika Serikat, memberikan workshop gratis agar perempuan bisa melakukan negoisasi terkait hak dan kewajiban dengan perusahaannya.

Workshop itu mencakup batasan pekerjaan, meminta gaji yang sesuai, hingga informasi tentang masih banyaknya kesenjangan gaji pada karyawan perempuan.

Jerman

Jerman menerapkan undang-undang yang berisi kebijakan terhadap perempuan yang boleh mengetahui gaji rekan kerja laki-laki sekantornya. Kalau dirasa gaji itu nggak setara, karyawan perempuan berhak memprotesnya.

Australia

Sejak tahun 2012 perusahaan swasta di Australia yang memiliki minimal 100 pegawai harus memiliki laporan kepegawaian yang diberikan rutin kepada dinas kesetaraan gender. Ada enam indikator, yaitu komposisi tenaga kerja, gaji yang sama, komposisi dewan, mendapat dukungan kerja yang fleksibel, laporan pelecehan seksual, dan laporan diskriminasi terhasdap gender.

Islandia

Pemerintah Islandia memberikan kebijakan dengan memberi audit semua perusahaan yang minimal memiliki 25 pegawai dan memberikan sertifikat kepada perusahaan yang nggak melakukan diskriminisasi gender. Kalau terbukti melakukan perusahaan ini wajib membayar denda tertentu kepada pemerintah.

Kalau menurutmu negara mana nih yang punya kebijakan paling oke? (IB28/E05)