Negara Tanpa Sungai, Ada yang Pakai Air Laut untuk Dikonsumsi

Negara Tanpa Sungai, Ada yang Pakai Air Laut untuk Dikonsumsi
Ada 17 negara tanpa sungai di dunia lo. (Flickr/soldiersmediacenter)

Percaya nggak kalau di dunia ini ada negara tanpa sungai. Kalau cuma wilayah wajar ya, namun ini beneran lo, ada negara yang benar-benar nggak punya sungai. Mana saja ya negara ini?

Inibaru.id – Karena kita tinggal di negara dengan kekayaan alam luar biasa, sungai menjadi hal yang wajar ditemui.

Bahkan, bisa jadi, sekali jalan di satu wilayah, kita bisa menemukan banyak sungai. Namun, kamu pernah terpikir nggak kalau di dunia ini ada negara tanpa sungai?

Eh, ini beneran, lo. Ternyata di dunia ini ada setidaknya 17 negara tanpa sungai. Beneran, negara kan cakupannya lumayan luas, ya, tapi benar-benar nggak ditemukan sungai di sana.

Wah, bisa jadi, warga negara-negara ini pasti keheranan dengan Indonesia yang ‘kaya’ sungai, meski realitanya banyak sungai yang kotor gara-gara dipenuhi sampah dan limbah manusia.

Kita punya kok daftar negara tanpa sungai di dunia. Berikut adalah negara-negara tersebut.

·         Arab Saudi

·         Bahama

·         Djibouti

·         Komoro

·         Libya

·         Kiribati

·         Nauru

·         Tonga

·         Vatikan

·         Monako

·         Malta

·         Yaman

·         Uni Emirat Arab

·         Qatar

·         Oman

·         Kuwait

·         Maladewa

Karena nggak ada sumber air cukup, Arab Saudi mengolah air laut agar bisa dikonsumsi. (Gulf Business)
Karena nggak ada sumber air cukup, Arab Saudi mengolah air laut agar bisa dikonsumsi. (Gulf Business)

Dari daftar-daftar itu, sebagian besar adalah negara yang memang memiliki gurun pasir luas seperti Arab Saudi, Qatar, Oman, Kuwait, Djibouti, Libya, Yaman, dan Uni Emirat Arab. Ada juga yang merupakan pulau kecil atau negara yang terdiri atas sejumlah pulau yang sangat kecil seperti Bahama, Tonga, Nauru, Kiribati, serta Maladewa.

Nah, khusus untuk Monako dan Vatikan, ukuran negara ini memang sangat kecil. Kalau di Indonesia, ukurannya mungkin sekitar satu kota saja. Monako “nyempil” di tenggara Prancis, sementara Vatikan malah dikelilingi Kota Roma, Ibu Kota Italia. Luas Vatikan saja hanya 0445 km persegi! Wajar ya kalau nggak punya sungai.

Di Timur Tengah, negara seperti Suriah dan Irak memang secara teknis masih dialiri sungai. Namun, mereka kehilangan duo sungai legendaris yang sering masuk pelajaran sejarah; Tigris dan Euphrates. Kedua sungai yang tercatat dalam sejarah sebelum Masehi ini kini semakin mengering.

Nah, dari negara-negara yang nggak punya sungai itu, Arab Saudi adalah yang paling besar. Maklum, luas wilayahnya adalah 2.149.690 km persegi. Namun, mengingat 95 persen wilayah negara ini adalah padang pasir, wajar kalau sampai Arab Saudi nggak punya sungai.

Lantas, kalau nggak ada sungai, dari mana ya sumber air bagi warga Arab Saudi? Di sana memang ada sejumlah oase atau air bawah tanah, namun tetap saja nggak cukup untuk memenuhi kebutuhan semua orang. Karena alasan inilah, Arab Saudi memakai metode desalinasi alias memakai air laut sebagai sumber air untuk dikonsumsi sehari-hari.

Agar air laut ini bisa dikonsumsi, pemerintah membuat tempat untuk mengolahnya sehingga bisa jadi air tawar. Kini, 50 persen air minum yang ada di negara tersebut adalah hasil pengolahan air laut.

Hm, kalau di Indonesia, ada nggak sih wilayah yang nggak ada sungainya, Millens? (Kom/IB09/E05)