Nasihat Sederhana untuk Padamkan Api Kebencian di Hati

Nasihat Sederhana untuk Padamkan Api Kebencian di Hati
Kontrol emosimu bagaikan mengontol hatimu. (Huffingtonpost.com)

Jangan memendam benci terlalu lama, sebab kamu sendiri yang bakal rugi. Yuk, ademkan hatimu!

Inibaru.id – Nggak semua orang pandai memperlakukan orang lain, entah fisik maupun batin. Dalam kehidupan sosial setiap orang memiliki cara sendiri untuk memperlakukan orang lain. Tapi alangkah baiknya kamu memperlakukan orang lain sebagaimana kamu ingin diperlakukan.

Terkadang meski sudah memperlakukan orang lain dengan baik, tapi mereka masih memperlakukan kamu sebaliknya. Mungkin kamu sakit hati karena perlakuan orang, namun kamu nggak boleh terlalu larut dalam sakit itu.

Jangan membenci orang secara berlebihan. Karena dengan membenci dapat mengurangi kebahagiaan dalam hidup kamu. Apalagi jika kamu dan dia masih sering bertemu, otomatis suasana akan berubah jadi kurang enak.

Bukan maksud memaksamu untuk menghilangkan rasa benci pada orang lain, tapi seenggaknya pikiranmu dapat terbuka dan mempertimbangkan kebencianmu terhadap orang lain. Nah, ini nasihat sederhana buat kamu agar hatimu nggak selalu dipenuhi kebencian.

Kendalikan Rasa Bencimu Sebagaimana Mengontrol Rasa Suka

Stay positif aja ya. (Dailymail)
Stay positif aja ya. (Dailymail)

Sebenarnya rasa senang, benci, kesal maupun sedih adalah perasaan yang hanya bisa diatur oleh dirimu sendiri. Bisa jadi saat temanmu berkata yang kurang mengenakkan padamu sebenarnya dia nggak bermaksud berkata demikian. Hanya jika kamu sedang membencinya, perasaan benci itu yang bakal mendominasi.

Mulailah untuk terbuka dan mengontrol emosi. Yakinkan dirimu bahwa hal nggak mengenakkan tadi terucap karena temanmu sedang khilaf.

Perlakukan Orang Lain Sebagaimana Kamu Ingin Diperlakukan

Baik aja dulu ke orang. (Thinkstock/sezer66)
Baik aja dulu ke orang. (Thinkstock/sezer66)

Dibenci oleh orang adalah hal yang paling nggak enak. Pun sebaliknya jika kamu membenci orang lain, tentu dia juga merasa nggak nyaman. Jangan sampai kamu merasa menyesal setelah membenci orang lain.

Jadi sebelum kamu membenci orang alangkah baiknya kamu berpikir terbuka lebih dahulu. Bisa jadi apa yang dia lakukan itu nggak bertujuan untuk melukai perasaanmu.

Mulailah untuk saling memaafkan biar nggak ada perasaan canggung nantinya. Jangan lupa perlakukan orang sebagaimana kamu ingin diperlakukan.

Membenci Dapat Mengurangi Kebahagiaanmu

Jangan benci agar kamu bahagia. (Pexels.com/Juan Pablo Arenas)
Jangan benci agar kamu bahagia. (Pexels.com/Juan Pablo Arenas)

Nggak ada perasaan benci yang membahagiakan. Jika kamu berpikir orang yang kamu benci akan menderita, kamu salah besar. Bisa jadi kamu acuh tak acuh padanya, tapi begitu kamu berpapasan dengannya pasti perasaanmu bakal berubah jadi nggak tenang. Akibatnya kamu bakal kucing-kucingan saat bertemu dia. Gimana, nggak enak kan?

Rasa Benci Muncul Karena Dia Merupakan Orang Spesial Bagimu

Perasaan memang serumit itu. (Dramabeans.com)
Perasaan memang serumit itu. (Dramabeans.com)

Apa sih yang membuat kamu benci sama dia? Kalau dia bukan orang penting lalu untuk apa kamu membencinya. Benci yang ada dalam hatimu tentu berawal dari kekecewaan. Mungkin orang itu adalah orang yang kamu sayangi dan kamu nggak nyangka dia bakal berbuat jahat terhadapmu.

Nah, sekarang coba pikirkan ulang daripada mengubah rasa sayang jadi benci kenapa nggak mempertahankan perasaan itu saja. Memaafkan memang nggak mudah tapi nggak ada salahnya agar hatimu kembali tentram.

Selalu berbuatlah baik jika kamu ingin orang lain baik terhadapmu. Tapi jangan pernah berharap kebaikan kembali kepadamu. Lakukan saja dengan ikhlas. Ingat, setiap perbuatan memiliki risiko. Jangan gegabah dalam memutuskan sesuatu. Semangat! (IB30/E05)