Namanya Mirip Jenis Mobil, Begini Sejarah Kecamatan Sedan

Namanya Mirip Jenis Mobil, Begini Sejarah Kecamatan Sedan
Sedan, nama kecamatan di Rembang. (sekolah.data.kemdikbud.go.id)

Namanya mirip jenis mobil. Sedan juga dijadikan nama kota di Prancis dan Amerika Serikat. Hm, karena sangat unik dan nggak biasa, jadi penasaran ya seperti apa sih sejarah Kecamatan Sedan di Rembang, Jawa Tengah.

Inibaru.id – Kalau kamu pernah main ke Kabupaten Rembang, pasti menemukan salah satu kecamatan yang cukup menarik, yakni Sedan. Dari namanya saja, yang kamu pikirkan pasti sejenis mobil, ya? Hm, jadi penasaran nih seperti apa sejarah Kecamatan Sedan di Rembang ini.

Yang bikin tambah menarik, Sedan di Rembang ini bukan satu-satunya yang memakai nama ini. Di Prancis Timur laut, tepatnya di Department Ardennes, dekat perbatasan dengan Belgia, juga ada nama kota dengan nama Sedan. Klub sepak bola di kota ini, CS Sedan Ardennes juga sempat bermain di Divisi Utama Prancis pada musim 2006-2007 lalu.

Ada juga Sedan lain di Amerika Serikat, tepatnya di County Chautauqua, Negara bagian Kansas. Hanya, Sedan di AS ini sebenarnya bisa dianggap sebagai desa karena populasinya per 2010 hanya 1.124 orang.

Sedan di Prancis, Amerika Serikat dan Rembang ini sama sekali nggak terkait. Sedan yang ada di Prancis ini usianya paling tua karena dibangun pada 1424, bebarengan dengan berdirinya Chateau de Sedan, kastil kuno yang ada di dekat Sungai Meuse. Sementara itu, Sedan di Amerika Serikat berdiri pada 1871 dan terinspirasi dari nama Sedan yang ada di Prancis.

Beda lagi soal sejarah Sedan di Rembang. Ternyata, nama ini sama sekali nggak terinpirasi dari jenis mobil atau kota-kota di Amerika Serikat dan Prancis. Justru, nama Sedan ini justru terinspirasi dari penyebaran agama Islam di zaman dulu.

Sejarah nama kecamatan Sedan cukup unik. (rembangberita.com)
Sejarah nama kecamatan Sedan cukup unik. (rembangberita.com)

Jadi, awalnya Sedan belum memiliki nama dan hanyalah sebuah wilayah yang berupa hutan belantara. Saat itu, Jawa masih dikuasai Majapahit dan agama yang dianut warganya adalah Hindu. Namun, di saat itu juga, Islam sudah mulai menyebar, salah satunya disebarkan oleh seorang pengembara yang entah bagaimana ceritanya memilih untuk menetap di tengah hutan belantara itu.

Lokasi menetapnya sang pengembara ini adalah yang kini jadi wilayah Desa Sedan, sekitar 31 km dari pusat Kabupaten Rembang dan 10 km dari Laut Jawa.

Awalnya, sang pengembara menyebarkan agama dengan berkunjung ke desa-desa sekitar tempat tinggalnya. Lambat laun, banyak warga tertarik mempelajari agama Islam dan datang ke tempat tinggal sang pengembara yang dikenal dengan nama Sayid. Akhirnya, tempat tinggal Sayid ini berubah jadi semacam padepokan, dan akhirnya berkembang jadi desa baru.

Nah, warga kemudian menamai tempat ini jadi Sayidan. Lama-lama, lidah orang Jawa menyingkatnya dan akhirnya kini lebih dikenal sebagai Sedan. Desa Sedan pun kini juga jadi pusat dari Kecamatan Sedan.

Wah, menarik juga ya sejarah Kecamatan Sedan, Millens. (Wik, SMPN 1 Sedan/IB09/E05)