Nail Covid, Tanda pada Kuku yang Menunjukkan Kamu Penyintas Corona

Nail Covid, Tanda pada Kuku yang Menunjukkan Kamu Penyintas Corona
Ilustrasi: Kondisi kuku tanda kamu pernah kena Covid-19. (Flickr/ Toshiyuki IMAI)

Efek dari Covid-19 memang bisa dirasakan di banyak bagian tubuh, termasuk kuku. Nah, kalau kondisi kukumu mengalami perubahan ini, bisa jadi kamu pernah kena Covid-19.

Inibaru.id – Banyak orang yang bilang kondisi kuku bisa menunjukkan kondisi seseorang. Bisa jadi hal ini memang benar, karena belakangan ada sebuah penelitian yang mengungkapkan bahwa penyintas Covid-19 kadang bisa dilihat dari perubahan kukunya. Di dunia medis, kondisi ini dikenal sebagai Nail Covid.

Nail covid termasuk bagian dari long covid, dampak jangka panjang yang kerap dialami penyintas corona. Selain nail covid, dampak yang sering muncul antara lain kabut otak, kerontokan rambut, dan munculnya ruam pada kulit.

Nggak semua penyintas mengalami nail covid. Namun, untuk yang mengalaminya, tanda pada kuku yang mudah terlihat ini biasanya muncul setelah beberapa hari atau minggu sejak kali pertama terpapar Covid-19.

Tiga Tanda Nail Covid

Nail covid muncul karena dipicu oleh adanya infeksi pada tubuh yang memicu stres. Kondisi inilah yang kemudian memunculkan sejumlah guratan pada kuku yang semula nggak pernah ada. Sekurangnya ada tiga tanda pada penderita nail covid. Apa saja?

1. Munculnya Garis Seperti Bulan Sabit Merah

Ilustrasi: Lunula atau bagian putih pada permukaan kuku. (Livelovefruit)
Ilustrasi: Lunula atau bagian putih pada permukaan kuku. (Livelovefruit)

Tanda khas pada kuku penyintas corona adalah munculnya garis seperti bulan sabit berwarna merah pada bagian atas lunula atau warna putih pada dasar kuku. Tanda ini biasanya muncul sekitar dua minggu setelah mulai terpapar Covid-19.

Keberadaan tanda merah ini dipicu oleh peradangan atau rusaknya pembuluh darah akibat Covid-19. Lebih jauh, hal ini sebetulnya juga menandakan kalau kamu punya risiko mengalami pembekuan darah yang berbahaya. Jadi, kalau ada tanda-tanda ini, coba hubungi dokter ya.

2. Munculnya Garis Mees

Garis mees pada kuku. (Wikimedia)
Garis mees pada kuku. (Wikimedia)

Garis mees adalah sejumlah garis berwarna putih berbentuk lurus yang melintang secara horizontal pada kuku. Garis ini bisa muncul pada sepanjang kukumu, lo. Saking halusnya, garis-garis ini jadi agak tersamarkan dan sekilas terkstur kukumu seolah nggak ada yang berubah.

Kendati begitu, kamu nggak bisa menganggapnya remeh karena sebenarnya garis mees adalah tanda terganggunya pertumbuhan kuku. Garis ini muncul karena infeksi Covid-19, meski bisa juga karena masalah kesehatan lain seperti gagal ginjal kronis atau keracunan.

Yang membedakan garis mees pada penyintas corona dengan penyakit lain adalah jumlah garis yang biasanya hanya satu setiap kuku.

3. Munculnya Garis Beau

Garis beau bisa muncul pada penyintas corona. (Naildesigncode)
Garis beau bisa muncul pada penyintas corona. (Naildesigncode)

Beda dengan garis mees yang terlihat halus dan nggak mengubah tekstur kuku, garis beau justru telihat menonjol atau seperti lekukan pada kuku secara horizontal. Kondisi ini menunjukkan bahwa tubuh pernah mengalami stres atau melawan penyakit sehingga mengganggu pertumbuhan kuku.

Kondisi ini biasanya muncul sekitar beberapa minggu usai kali pertama kena Covid-19. Garis beau juga kadang muncul pada kuku orang yang mengalami stres parah akibat kematian atau perceraian.

Hm, coba deh cek kuku kamu, Millens! Apa ada tanda-tanda yang menunjukkan kamu pernah terpapar Covid-19? (Kom/IB09/E03)