Naik Sepeda Motor Sambil Merokok Bisa Didenda? Ini Faktanya

Naik Sepeda Motor Sambil Merokok Bisa Didenda? Ini Faktanya
Naik sepeda motor sambil merook bisa membahayakan banyak orang. (astramotor.co.id)

Masih banyak orang yang naik sepeda motor sambil merokok. Padahal, tindakan ini bisa membahayakan orang lain. Bara apinya bisa sampai mata orang lain dan memicu luka atau bahkan kecelakaan, lo.

Inibaru.id – Bahasan soal rokok memang bisa bikin perdebatan hangat di Indonesia. Maklum, sebagian besar kaum Adam di sini merokok.

Namun, banyak juga orang yang protes dengan mereka karena sering merokok sembarangan tanpa mengenal tempat dan nggak menghargai orang lain. Salah satu yang sering diprotes adalah kebiasaan naik sepeda motor sambil merokok.

Meski kencangnya kecepatan sepeda motor bisa membuat rokok bisa cepat habis, realitanya masih banyak orang yang merokok sambil berkendara. Mungkin biar bisa menghilangkan penat sembari menikmati semilir angin saat berkendara. Masalahnya, kebiasaan ini bisa berbahaya, Millens.

Telah banyak kasus orang yang sampai harus masuk rumah sakit gara-gara percikan bara atau abu rokok yang diisap orang naik sepeda motor melukai matanya.

Selain itu, ada juga kasus orang yang mengalami kecelakaan gara-gara naik sepeda motor dengan mengendalikannya satu tangan saja. Maklum, tangan lain dipakai untuk memegang rokok. Duh, ternyata dampaknya nggak baik, ya?

Nah, gara-gara hal ini, pemerintah pun mengeluarkan aturan soal berkendara sembari merokok. Peraturan tersebut adalah Peraturan Menteri Perhubungan RI Nomor PM 12 Tahun 2019. Isinya ya melarang pengendara sepeda motor merokok saat mereka sedang melaju.

Pengemudi dilarang merokok dan melakukan aktifitas lain yang mengganggu konsentrasi ketika sedang mengendarai sepeda motor” tulis Pasal 6 di aturan yang diterbitkan pada 11 Maret 2019 tersebut.

Denda berkendara sambil merokok lumayan berat, Millens. (wahanahonda.com)
Denda berkendara sambil merokok lumayan berat, Millens. (wahanahonda.com)

Nah, aturannya ternyata juga nggak cuma satu, lo, Millens. Ada nih aturan lainnya, yakni Pasal 106 UU Nomor 22 Tahun 2019 tentang Lalu Lintas dan Angkatan Jalan (LLAJ). Sayangnya, di aturan yang disebut terakhir ini, nggak ada penjelasan lebih spesifik terkait larangan naik sepeda motor dan merokok.

Di pasal ini, hanya tertulis jelas kalau setiap orang wajib mengemudikan sepeda motor dengan penuh konsentrasi dan cara yang wajar.

Lantas, bagaimana dengan denda kalau kamu tetap merokok sembari berkendara sepeda motor? Ternyata lumayan berat, lo, yakni dikurung paling lama tiga bulan atau bisa berupa denda dengan nominal maksimal Rp 750 ribu. Duh, gara-gara rokok, bisa-bisa dompet jadi makin tekor, deh kalau begini.

Terkesan berat banget ya, hukumannya. Tapi, ya maklum, seperti disebutkan sebelumnya, bara api atau abu rokok yang dinyalakan sembari naik sepeda motor bisa melukai atau bahkan memicu kecelakaan orang lain. Jadi ya, sebaiknya memang kita nggak melakukannya.

Jangan jadi orang yang egois saat berkendara sepeda motor ya, Millens.

Kalau mau merokok ya, mending berhenti dan cari tempat yang nggak ada banyak orang agar nggak mengganggu mereka yang kurang nyaman dengan asapnya. (Idn/IB09/E05)