Naik Kereta Api pada Masa PPKM Darurat? Cek Syarat Ini!

Naik Kereta Api pada Masa PPKM Darurat? Cek Syarat Ini!
Pelanggan KA Jarak Jauh di Jawa dan Sumatera wajib menunjukkan kartu vaksin dan hasil tes negatif Covid-19 periode 5-20 Juli. (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)

Mau melakukan perjalanan jarak jauh via kereta api di Jawa dan Sumatera selama periode PPKM Darurat? Simak dulu ya syarat berikut ini!

Inibaru.id - Kamu yang berencana melakukan perjalanan dengan kereta api jarak jauh di Pulau Jawa dan Sumatera periode 5 sampai 20 Juli 2020 wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR maksimal 2x24 jam. Dapat pula dengan menunjukkan surat hasil Rapid Test Antigen maksimal 1x24 jam sebelum keberangkatan. Bukan cuma itu, khusus perjalanan KA Jarak Jauh di Pulau Jawa, pelanggan juga diwajibkan menunjukkan kartu vaksin, minimal vaksinasi Covid-19 dosis pertama.

Buat kamu yang mau melakukan perjalanan dengan kepentingan tapi belum divaksin dengan alasan medis, masih boleh kok naik kereta dengan menunjukkan surat keterangan dari dokter spesialis. Tapi tetap, kamu harus membawa surat negatif RT-PCR atau Rapid Test Antigen yang masih berlaku.

Namun, ketentuan ini bisa berbeda berdasarkan usia. Misalnya, untuk pelanggan kereta api di bawah 18 tahun nggak diharuskan menunjukkan kartu vaksin. Begitu pula untuk pelanggan usia di bawah 5 tahun nggak harus menunjukkan hasil RT-PCR atau Rapid Test Antigen.

Sementara itu ada aturan yang sama bagi semua pelanggan yaitu harus dalam kondisi sehat (tidak menderita flu, pilek, batuk, hilang daya penciuman, diare, dan demam), suhu badan nggak lebih dari 37,3 derajat celsius, serta memakai masker kain 3 lapis atau masker medis yang menutupi hidung dan mulut.

Pelanggan KA Lokal Nggak Wajib

Aturan membawa kartu vaksin dan hasil tes negatif Covid nggak berlaku bagi pelanggan KA Lokal dan KA Aglomerasi. Meski begitu, bakal dilakukan pemeriksaan Rapid Tes Antigen secara acak kepada pelanggan di stasiun.

Semua aturan tersebut mengacu pada SE Kemenhub No 42 Tahun 2021 mengenai petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri Dengan Transportasi Perkeretaapian Pada Masa Pandemi Covid-19. Persyaratan tersebut baru akan diberlakukan Kementerian Perhubungan pada 5 Juli nanti supaya operator dan calon pelanggan dapat bersiap-siap.

Eh, jangan khawatir jika belum dapat giliran vaksin tapi sudah keburu harus melakukan perjalanan. Pasalnya, KAI bakal menyediakan layanan vaksinasi Covid-19 gratis di stasiun khusus bagi pelanggan KA Jarak Jauh. Langkah ini diambil dalam rangka mendukung program vaksinasi covid-19 yang sedang dilaksanakan oleh pemerintah.

Layanan ini masih dalam tahap persiapan dan koordinasi dengan para stakeholder. KAI bakal segera menginformasikan mengenai teknis dan persyaratannya kepada calon penumpang.

Ilustrasi, KAI bakal menyediakan layanan vaksinasi gratis untuk pelanggan KA Jarak Jauh. (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)
Ilustrasi, KAI bakal menyediakan layanan vaksinasi gratis untuk pelanggan KA Jarak Jauh. (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)

Selain layanan vaksin, ada 40 stasiun yang menyediakan Rapid Test Antigen seharga Rp85.000. Syaratnya, calon pelanggan harus menunjukkan kode booking atau tiket KA Jarak Jauh dan kartu vaksin khusus bagi pelanggan KA Jarak Jauh di pulau Jawa.

Adapun ke-40 stasiun tersebut yaitu Stasiun Gambir, Pasar Senen, Bandung, Kiaracondong, Tasikmalaya, Banjar, Cirebon, Cirebon Prujakan, Jatibarang, Semarang Poncol, Semarang Tawang, Tegal, Pekalongan, Cepu, Purwokerto, Kutoarjo, Kroya, Yogyakarta, Lempuyangan, Solo Balapan, Klaten, Madiun, Blitar, Jombang, Kediri, Kertosono, Tulungagung, Surabaya Gubeng, Surabaya Pasar Turi, Malang, Sidoarjo, Mojokerto, Jember, Ketapang, Medan, Kertapati, Lahat, Lubuk Linggau, Tanjungkarang, dan Baturaja. KAI berencana menambah jumlah stasiun yang menyediakan layanan Rapid Test Antigen.

Untuk memastikan seluruh pelanggan telah memenuhi persyaratan, petugas akan mengeceknya secara teliti. Kalau pelanggan nggak bisa menunjukkan persyaratan, perjalanan akan dibatalkan dan tiket dikembalikan penuh.

Kapasitas KA 70 Persen

Supaya physical distancing dapat terlaksana, KAI hanya menjual tiket sebanyak 70 persen dari kapasitas maksimal tempat duduk untuk KA Jarak Jauh, lo. Sedangkan untuk perjalanan lokal hanya 50 persen. Selain itu, pelanggan juga wajib bermasker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.

Selama masa PPKM Darurat, KAI melakukan penyesuaian jumlah operasional Kereta Api. Hal ini bertujuan untuk mengoptimalkan pembatasan kegiatan masyarakat melalui pengurangan perjalanan Kereta Api di berbagai wilayah.

Adapun daftar KA Jarak Jauh yang dibatalkan perjalanannya periode 3-20 Juli pada lintas utara Daop 4 Semarang, yaitu:

1. Argo Sindoro

Gambir - Semarang Tawang PP

2. Argo Muria

Gambir - Semarang Tawang PP

3. Argo Cheribon

Gambir – Cirebon, Gambir - Tegal PP

4. Brawijaya

Gambir - Malang PP

5. Gumarang

Pasarsenen - Surabaya Pasarturi PP

6. Kamandaka

Purwokerto - Semarang Tawang PP

7. Joglosemarkerto

Purwokerto - Solo Balapan PP, Solo Balapan - Purwokerto - Tegal - Semarang Tawang - Solo Balapan

8. Kaligung

Cirebon Prujakan - Semarang Poncol PP, Tegal - Semarang Poncol PP, Brebes - Semarang Poncol PP

9. Kertajaya

Pasarsenen - Surabaya Pasarturi PP

10. Matarmaja

Pasarsenen - Malang PP

Sementara itu, berikut ini daftar KA Lokal yang Dibatalkan Perjalanannya periode 3-20 Juli:

1. Ekonomi Lokal

Cepu - Surabaya Pasarturi PP, Surabaya Kota – Kertosono, Surabaya Pasarturi - Bojonegoro PP

2. Kedung Sepur

Semarang Poncol - Ngrombo PP

Nah, itu tadi yang harus kamu siapkan sebelum melakukan perjalanan jarak jauh dengan kereta api. Jangan sampai lupa ya, Millens. (IB21/E01)