Film Anak Indonesia Mulai Banyak Diproduksi

Film Anak Indonesia Mulai Banyak Diproduksi
Anak-anak sudah seharusnya mendapatkan tontonan yang sesuai dengan usianya. (Scarymommy.com)

Saat ini, mulai banyak film-film Indonesia yang diperuntukkan bagi anak-anak. Dengan munculnya film-film tersebut, kesempatan anak untuk mendapatkan hiburan yang sesuai dengan usianya semakin besar.

Inibaru.id – Masa anak-anak merupakan masa emas karena saat itulah fisik, kognisi, dan emosional seseorang berkembang sangat cepat. Anak-anak di bawah umur lima tahun juga lebih cepat menyerap dan menerima pengetahuan baru. Bahkan, pembentukan otak juga terjadi pada masa-masa ini.

Nah di masa emas, anak-anak seharusnya dikenalkan kepada hal-hal yang mendukung tumbuh kembangnya. Mulai dari bahan bacaan sampai hiburan juga semestinya disesuaikan dengan usia sang anak.

Film adalah media hiburan yang sangat digemari karena menyajikan konsep visual yang kompleks. Nggak bisa dimungkiri, anak-anak lebih tergiur sesuatu yang berwarna. Namun, belakangan ini industri perfilman sudah jarang menggarap film-film untuk anak yang mengedukasi.

Setelah film Petualangan Sherina (2000) dan Laskar Pelangi (2008), anak-anak zaman millenials kekurangan film anak yang edukatif. Dari hal itu, anak-anak beralih menonton film-film atau sinetron orang dewasa. Akibatnya, anak-anak terkesan dewasa sebelum waktunya. Duh!

“Kondisinya sangat darurat. Dari data yang ada, 500 film Indonesia yang diproduksi lima tahun terakhir, hanya ada 15 film anak yang tayang. Perbandingannya terlalu sedikit,” kata sineas kondang Indonesia Mira Lesmana, dikutip dari Liputan6.com (23/6/2018).

Cuplikan dalam film anak Kulari ke Pantai. (Metrotvnews.com)

Namun, tahun ini film-film nasional bertema anak mulai kembali bersliweran di bioskop. Sebut saja film Kulari ke Pantai yang tayang sejak 28 Juni 2018. Film yang disutradarai Mira Lesmana dan Riri Riza ini mengajarkan arti keluarga dan mengenalkan anak kepada alam.

Cuplikan dalam film Koki-Koki Cilik. (Youtube.com)

Selain itu, ada film Koki-Koki Cilik yang menyoroti berbagai perilaku khas anak-anak serta keseruan petualangan memasak mereka nih, Millens. Koki-Koki Cilik ini telah tayang di bioskop pada 5 Juli 2018.

Selain film layar lebar, ada pula film indie musikal yang baru tayang pada 7 Juli 2018. Film yang bertajuk Nyanyian Anak ini berisi pesan pendidikan karakter anak. Lagu-lagu yang dibawakan dalam film indie musikal ini juga sesuai usia anak.

Munculnya hiburan-hiburan anak itu disambut baik sejumlah pihak seperti Anissa Dyah Pertiwi. Mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip) ini sangat mendukung perkembangan hiburan untuk anak.

“Industri hiburan untuk anak sempat mati suri gitu, kan, ya. Beberapa tahun belakangan nggak ada bau-baunya. Anak-anak jadinya mengonsumsi hiburan untuk usia remaja dan dewasa. Bagus banget ini, (hiburan-hiburan untuk anak) digencarin lagi biar anak-anak mengonsumsi apa yang memang segmennya,” jelas Anissa.

Yap, setuju dengan Anissa. Masa anak-anak yang singkat sudah seharusnya diisi dengan dengan pelbagai kegiatan dan hiburan yang sesuai dengan masanya. Semoga dengan kembalinya film-film anak tersebut, industri hiburan semakin tertarik untuk mengembangkan hiburan-hiburan anak yang berkualitas ya, Millens. (Putri Rachmawati/E04)