Mulai Agustus, Kartu Nikah Fisik Diganti Digital

Mulai Agustus, Kartu Nikah Fisik Diganti Digital
Nantinya, kartu nikah nggak akan lagi berupa kartu fisik, namun kartu nikah digital. (rri.co.id)

Mulai Agustus 2021 ini, Kemenag memastikan bahwa Kantor Urusan Agama (KUA) nggak akan lagi mengeluarkan kartu nikah fisik. Pasangan menikah bakal mendapatkan kartu nikah digital. Gimana ya cara mendapatkannya?

Inibaru.id – Tercatat sejak akhir Mei 2021, Kementerian Agama (Kemenag) memastikan bahwa pihaknya bakal memberikan kartu nikah digital kepada pasangan.

Namun, mulai Agustus 2021 ini, Kemenag nggak bakal lagi mengeluarkan kartu nikah fisik. Hal ini diungkap oleh Kepala Subdit Mutu, Sarana Prasarana, dan Sistem Informasi Kantor Urusan Agama (KUA) Ditjen Bimas Islam Kemenag Jajang Ridwan.

“Dari 29 Mei itu sudah mulai diterapkan (kartu nikah digital). Tapi yang (kartu nikah) fisik selesai bulan Agustus ini,” terang Jajang, Selasa (10/8/2021).

Program digitalisasi kartu nikah ini memang sudah jadi bagian dari program revitalisasi Kantor Urusan Agama (KUA). Selain itu, ternyata ada banyak KUA yang masih belum memiliki peralatan pendukung yang bisa mencetak kartu nikah fisik. Nah, kartu nikah digital ini dinilai bisa menjadi solusi.

Keberadaan program ini juga dianggap baik untuk anggaran. Jadi, anggaran yang sebelumnya dialokasikan demi mencetak kartu nikah fisik, kini bisa dialihkan ke program-program lainnya karena sudah ada kartu nikah digital.

“Jadi budget untuk kartu dan blanko itu bisa dialihkan ke yang lain, seperti rekrut SDM KUA juga,” beber Jajang.

Mekanisme Pembuatan Kartu Nikah Digital

Terdapat sejumlah mekanisme pembuatan kartu digital yang bisa dilakukan oleh para pengantin. Berikut adalah mekanisme-mekanisme tersebut.

-          Calon pengantin tinggal mendaftarkan pernikahannya dengan mengisi formulir di simkah.kemenag.go.id. Nah, di formulir ini, mereka wajib mengunggah data-data dengan lengkap layaknya nomor telepon hingga alamat e-mail.

Kartu nikah fisik nggak akan lagi dikeluarkan oleh Kemenag mulai Agustus 2021. (kemenag.go.id)
Kartu nikah fisik nggak akan lagi dikeluarkan oleh Kemenag mulai Agustus 2021. (kemenag.go.id)

-          Usai pengantin menyelesaikan akad nikah, maka kartu nikah digital akan dikirim lewat e-mail serta whatsApp sesuai dengan yang ada di formulir Simkah yang telah diisi sebelumnya. Nah, kartu ini bakal dikirimkan dalam bentuk tautan.

-          Nggak hanya pasangan yang baru menikah yang mendapatkan kartu nikah digital. Pasangan yang sudah menikah lama juga bisa. Untuk iti, mereka harus melakukan sejumlah hal sebagaimana yang ada dalam aturan KUA.

Mendapatkan Sindiran Warganet

Meski program digitalisasi kartu nikah ini terlihat lebih modern, ternyata warganet masih juga bisa mencari celah untuk mengeluarkan kritik. Maklum, sebelumnya ada program-program lain yang sudah berlabel digital atau elektronik, eh ujung-ujungnya perlu difotokopi juga kalau ada urusan administrasi.

Selain itu, sejumlah warganet juga mempertanyakan keamanan dari situs penyimpanan data pasangan di Kemenag. Jika sampai mudah diretas, dikhawatirkan data-data pribadi masyarakat akan tersebar luas di dunia maya dan disalahgunakan orang-orang yang nggak bertanggungjawab.

Hal lain yang juga dipertanyakan warganet adalah nasib dari warga kurang mampu, yang tinggal di pedalaman, atau yang nggak mendapatkan akses internet dengan baik. Logikanya, bagaimana mereka bisa mendapatkan kartu nikah digital kalau ponsel pintar saja nggak punya atau nggak bisa mendapatkan akses internet. Hm, pertanyaan bagus, ya?

Kalau kamu, setuju nggak dengan program kartu nikah digital, Millens? (Cnn/IB09/E05)