MUI Angkat Bicara Soal Kasus Pembantaian di Sigi

MUI Angkat Bicara Soal Kasus Pembantaian di Sigi
Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas meminta pelaku pembantaian langsung diseret ke pengadilan. (DepokRaya)

Pejabat Majelis Ulama Indonesia (MUI) berkomentar terkait adanya pembantaian di Sigi Sulawesi Tengah yang terjadi beberapa hari lalu. Wakil Ketua MUI, Anwar Abbas bahkan meminta aparat keamanan dan pemerintah untuk menyeret langsung pelaku ke pengadilan.

Inibaru.id -Pada Jumat (27/11/2020) lalu satu keluarga yang berjumlah 4 orang di Desa Lemba Tonghoa, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, dibunuh orang nggak dikenal. Perisitiwa sadis yang terjadi pada pukul 09.00 WIB itu belakangan diketahui didalangi Anggota Mujahidin Indonesia Timur (MIT).

Majelis Ulama Indonesia (MUI) turut menanggapi insiden tragis tersebut. Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas bahkan langsung meminta pemerintah dan aparat keamanan untuk segera menyeret pelaku pembantaian ke pengadilan.

"Jika peristiwa ini merupakan reaksi, maka MUI meminta pemerintah agar juga menindak dan menyeret ke pengadilan orang-orang yang telah menyebabkan terjadinya peristiwa tersebut," kata Anwar.

Anwar juga meminta kepada penegak hukum untuk mengidentifikasi pembantaian yang dilakukan oleh kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) tersebut merupakan aksi atau reaksi.

"Bila kategori aksi, maka peristiwa ini memang muncul dari keinginan yang bersangkutan. Kalau ini merupakan reaksi, maka pemerintah harus mencari tahu tentang faktor-faktor apa yang telah membuat mereka melakukan tindakan kekerasan tersebut," kata Anwar.

Selin itu Anwar juga meminta agar pemerintah bertindak tegas dan adil dalam menangani permasalahan teror di masyarakat. Jangan sampai masyarakat terprovokasi terhadap oknum yang sengaja mengadu-domba dan menimbulkan keresahan di masyarakat.

Sekretaris Jenderal MUI Amiyarsyah Tambunan meminta agar setiap permasalahan diselesaikan secara persuasif. (WartaPilihan)<br>
Sekretaris Jenderal MUI Amiyarsyah Tambunan meminta agar setiap permasalahan diselesaikan secara persuasif. (WartaPilihan)

Sementara Anwar meminta kepada aparat keamanan, anggota lain dari MUI yaitu Amiyarsyah Tambunan sebagai sekretaris jenderal menyesalkan tindakan biadab dan keji yang itu.

Amiyarsyah berkata jika MUI bersama lembaga ormas lainnya selalu menyerukan agar menghadapi suatu permasalahan dengan cara yang persuasif. Dia juga menilai jika kekerasan bakal menghadirkan permasalahan baru di kemudian hari.

 “Peristiwa semacam ini hendaknya tidak boleh terulang karena lagi. Harus pakai cara persuasif,” ujarnya

Semoga ini menjadi peristiwa yang terakhir ya, Millens. (IB28/E05)