Mood Swing vs Borderline Personality, Gangguan Mental yang Diidap Ariel Tatum Saat Remaja

Mood Swing vs Borderline Personality, Gangguan Mental yang Diidap Ariel Tatum Saat Remaja
Ilustrasi: Berbeda dengan mood swing, pengidap borderline personality disorder biasanya mengalami perubahan suasana hati secara drastis dan berulang. (Unsplash/Joshua Rawson-Harris)

Mood swing atau suasana hati yang berubah-ubah bukanlah gangguan jiwa. Namun, kalau ini terjadi terus-menerus dan perubahannya drastis, bisa jadi kamu mengalami borderline personality disorder, gangguan jiwa yang dialami Ariel Tatum saat remaja. Apa bedanya

Inibaru.id - Dalam sebuah obrolan di kanal Youtube Boy William, Ariel Tatum mengaku mengidap Borderline Personality Disorder (BPD) atau Gangguan Kepribadian Ambang sejak usia 13 tahun. Aktris cum model itu mengatakan, suasana hatinya kerap berubah, tapi bukan sekadar mood swing.

Perempuan 23 tahun bernama lengkap Steffhanie Michelle Gabriella Tatum itu memastikan bahwa dirinya nggak sekadar mengalami perubahan suasana hati, tapi sudah menjadi semacam gangguan mental. Gangguan ini telah dialaminya sejak remaja.

Ariel Tatum mengidap kepribadian ambang sejak usia 13 tahun. (Instagram/fdphotography90)
Ariel Tatum mengidap kepribadian ambang sejak usia 13 tahun. (Instagram/fdphotography90)

FYI, orang yang mengidap gangguan ini mengalami perubahan suasana hati mirip mood swing. Terus apa dong bedanya?

Mood Swing

Ilustrasi: Suasana hati sering berubah bisa jadi gejala kepribadian ambang. (verywellmind)
Ilustrasi: Suasana hati sering berubah bisa jadi gejala kepribadian ambang. (verywellmind)

Kamu mungkin sesekali mengalami perubahan suasana hati yang tergolong wajar dan dapat hilang dengan sendirinya. Nah, itulah mood swing. Perubahan suasana hati ini nggak termasuk gangguan mental.

Umumnya, pergantian itu disebabkan oleh perubahan hormon, yang lebih banyak dialami perempuan yang sedang menstruasi atau hamil.

Selain itu, ketidakseimbangan cairan kimia di bagian otak juga bisa menyebabkan seseorang mengalami mood swing. Terus, depresi atau tingkat stres yang tinggi juga membuat seseorang lebih mudah mengalami mood swing. 

Karena bukan termasuk gangguan mental, nggak ada pengobatan klinis untuk orang yang mengalami mood swing. Kamu hanya harus rutin berolahraga, cukup istirahat, dan mengelola stres dengan baik. 

Gangguan Kepribadian Ambang (BPD)

Ilustrasi: Pengidap BPD biasanya berpikir dirinya buruk, kepercayaan dirinya bermasalah. (harvard/health.edu)<br>
Ilustrasi: Pengidap BPD biasanya berpikir dirinya buruk, kepercayaan dirinya bermasalah. (harvard/health.edu)

Nah, kalau mengalami perubahan suasana hati yang terus menerus dan drastis, bisa jadi kamu mengidap kepribadian ambang. Biasanya perubahan suasana hati ini bakal bertahan selama beberapa jam.

Orang yang mengidap gangguan mental ini memiliki citra diri dan cara berpikir yang berbeda dari orang lain. Mereka kerap berperilaku impulsif dan sering membahayakan diri.

Pada umumnya gangguan ini banyak diidap remaja. Namun, nggak menutup kemungkinan anak-anak yang mengalami kondisi tertentu juga mengalaminya, misalnya pernah mendapat kekerasaan, pelecehan, atau diabaikan orang tuanya.

Hingga sekarang menyebab utama gangguan keepribadian ambang belum diketahui. Namun, faktor yang mungkin menjadi pemicu timbulnya gangguan ini adalah genetik.

Ilustrasi: Perubahan suasana hati yang drastis bisa jadi karena gangguan mental. (Forthwithlife)
Ilustrasi: Perubahan suasana hati yang drastis bisa jadi karena gangguan mental. (Forthwithlife)

Seseorang yang memiliki keluarga dengan riwayat gangguan mental lebih rentan mengalami hal ini. Pikoterapi dan obat-obatan merupakan jalan untuk mencari kesembuhan dari PBD atau gangguan kepribadian ambang.

Sudah jelas beda mood swing dengan gangguan kepribadian ambang, Millens? Kalau kamu merasakan adanya gejala ini, mungkin ada baiknya kamu segera datang ke ahli jiwa, jangan sekadar menduga-duga! (IB21/E03)