Modal Surat Keterangan Tetap Bisa Nyoblos , kok!

Bagi pemilih yang belum mengantongi KTP elektronik, mereka bisa menggunakan Surat Keterangan (suket) saat hendak mencoblos nanti.

Modal Surat Keterangan Tetap Bisa <em> Nyoblos </em>, kok!
Pemilih bisa gunakan surat keterangan sebagai pengganti sementara ktp elektronik pada Pemilu 2019. (Antara Foto/Irwansyah Putra)

Inibaru.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Dinas Pendudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) sepakat mengizinkan penggunaan surat keterangan (suket) dalam Pemilu 2019. Suket ini berfungsi sebagai alternatif pengganti KTP elektronik atau e-KTP bagi warga yang belum mendapatkan kartu identitas itu.

Sesuai dengan Peraturan KPU (PKPU) Nomor 3 Tahun 2019 tentang Pemungutan dan Penghitungan Suara, salah satu syarat seseorang dapat menggunakan hak pilihnya dalam pemilu adalah memiliki KTP elektronik. Namun, hingga kini masih banyak warga yang belum mendapatkannya. Kebijakan itu kemudian diambil untuk menjembatani masalah tersebut.

Kendati begitu, warga pemilik suket ini nggak bisa serta merta ikut mencoblos, lo. Sebelum mencoblos, pemilik suket harus memastikan terlebih dahulu namanya tercantum dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2019.

Agar namanya masuk daam daftar DPT, pemilih harus memiliki atau setidaknya sudah melakukan perekaman KTP elektronik. Syarat ini dikecualikan bagi mereka yang baru genap berumur 17 tahun pada 2019.

Kendati sudah disepakati, penggunaan suket sebisa mungkin diminimalisasi. Saat ini, Dukcapil sedang ngebut melakukan perekaman dan pencetakan KTP elektronik. Mereka menargetkan 31 Maret mendatang seluruh pemilih yang sudah terdata di DPT sudah mendapatkan KTP elektronik. Dengan begitu, diharapkan nggak ada lagi pemilih yang menggunakan suket saat hari pemungutan suara.

“Hasil RDP meminta kepada pemerintah, kalau nggak salah itu menyebutkan, menyelesaikan pencetakan KTP-el paling lambat 31 Maret. Kan berarti clear. Dengan asumsi pemerintah bisa menyelesaikan pencetakan KTP-el, maka pada 17 april diharapkan seluruh warga Indonesia yang punya hak pilih sudah punya KTP-el,” ujar Komisioner KPU Viryan Azis seperti dilansir dari Kompas, Kamis (21/3/2019).

Viryan menambahkan, saat ini ada sekitar 4,2 juta pemilih yang belum mendapatkan KTP elektronik. Bila kartu penduduk itu bisa diselesaikan dengan cepat, pemilih akan lebih mudah untuk mencoblos.

“Kami berharap masyakarat juga agar pro aktif, tidak hanya pro aktif urus pindah memilih, tapi yang belum punya e-KTP segera mendatangi Dukcapil masing-masing,” tambah Viryan.

Selain suket, surat-surat lain yang bisa dipakai sebagai syarat mencoblos pada pemilu nanti di antaranya Kartu Keluarga (KK), paspor, dan Surat Izin Mengemudi (SIM).

Semoga penyelesaiannya nggak mulur ya, Millens. Kalau sudah punya KTP elektronik kan tenang. Iya, to? (IB24/E04)