Mobil Hitler Dilelang, Berapa Harganya?

Berusia hampir 80 tahun dan telah digunakan sebelum Perang Dunia II, Mercedes-Benz kepunyaan Adolf Hitler dilelang dalam beberapa hari terakhir. Namun, hingga kini harga yang ditawarkan belum ada yang cocok. Berapa yang ditawarkan?

Mobil Hitler Dilelang, Berapa Harganya?
Mercedes-Benz 770 Grosser Offener Tourenwagen milik Adolf Hitler yang sedang dilelang (CNBC)

Inibaru.id – Salah satu mobil milik diktator asal Jerman, Adolf Hitler didaftarkan dalam bursa lelang di Scottdale, Arizona, Amerika Serikat. Sejak Kamis (18/1/2018), mobil itu dikabarkan telah resmi dilelang. Namun, hingga sepekan berlalu, kendaraan bersejarah itu belum juga laku.

Seperti ditulis Kompas.com, Rabu (24/01/18), sejatinya sudah ada yang berniat menawar mobil jenis Mercedes-Benz 770 Grosser Offener Tourenwagen tersebut. Tawaran tertinggi bahkan mencapai 7 juta dolar AS atau sekitar Rp 93,4 miliar.

Ahli valuasi mobil klasik bilang, sebenarnya mobil langka ini "hanya" bernilai sekitar 5 juta dolar AS. Namun begitu, menilik nilai sejarahnya yang terkait dengan tokoh paling berpengaruh dalam Perang Dunia II (PD II), Hitler, sangat mungkin nilainya bisa melambung tinggi.

Baca juga:
Thierry Henry Bantah Sarankan Alexis Sanchez Pergi dari Arsenal
Inggris Punya Menteri Urusan Kesepian. Apa Tugasnya?

Sebagai informasi, Mercedes-Benz itu kali pertama diperlihatkan ke publik pada Oktober 1939. Mobil tersebut digunakan untuk acara iring-iringan yang mengantarkan Hitler menuju Old Reich Chancellery, Berlin. Setelahnya, mobil ini juga dipakai saat menerima kunjungan kenegaraan diktator fasis Italia, Benito Mussolini pada Juni 1940.

Satu bulan setelahnya, Hitler juga memakainya saat merayakan kemenangan Nazi atas Prancis. Beberapa parade kemenangan lain seperti saat mengalahkan Yugoslavia dan Yunani juga melibatkan mobil ini.

Seusai PD II yang menandakan kekalahan Nazi, mobil ini ditemukan tantara AS yang nggak tahu nilai sejarahnya sehingga dipakai sebagai mobil pool militer selama beberapa bulan. Pada 1946, mobil ini dibeli pedagang tembakau AS di Belgia yang kemudian menyumbangkannya ke museum di North Carolina.

Sempat menjadi bagian parade Perang Veteran Asing, mobil ini kemudian nggak lagi digunakan dan akhirnya hanya dipajang di museum pada 1976. Setelah sempat direstorasi agar mirip dengan rupa aslinya, mobil ini kemudian dibeli seorang pemilik kasino di Las Vegas, Nevada. Namun, sang pemilik Casino meninggal dan mobil ini kemudian dibeli pengusaha asal Rusia.

Baca juga:
Pulau Indonesia Dijual via Daring, KKP Bertindak
Pemkab Klaten Siapkan Strategi Basmi Tawon dengan OTT

Ah, meski sudah meninggal, ternyata pengaruh Hitler masih ada ya hingga sekarang. Baik atau buruk orang itu, sosok bersejarah memang bakal selalu dipandang "tinggi" ya, Millens(AW/GIL)