Mitos Tujuh Hantu yang Jadikan Ombak Bono Masyhur Seantero Dunia

Mitos Tujuh Hantu yang Jadikan Ombak Bono Masyhur Seantero Dunia
Perwujudan tujuh hantu berupa Ombak Bono di Sungai Kampar jadi ikon Provinsi Riau dan buruan peselancar. (WisataSumatera)

Ada ombak besar tapi bukan di laut, tepatnya di Sungai Kampar, Kabupaten Pelalawan, Riau. Ombak ini konon adalah perwujudan dari tujuh hantu yang bisa menghancurkan apa saja. Namun, hal ini justru membuatnya jadi buruan para peselancar dari seluruh dunia!

Inibaru.id - Bono adalah sebuah fenonema ombak bergulung-gulung yang ada di Sungai Kampar, Kabupaten Pelalawan, Riau. Ombak ini sangat masyhur seantero dunia dan jadi buruan para peselancar. Mereka ingin menikmati sensasi menunggangi ombak di sungai dengan kecepatan rata-rata 40 km per jam.

Fenomena ombak di sungai memang sangat langka, apalagi ombaknya bisa sangat besar. Biasanya, ombak hanyalah ada di laut. Hanya, Bono memang bisa muncul sebagai hasil pertemuan arus sungai yang mencapai laut dan ditanggapi dengan air pasang dari Selat Malaka dan Laut China Selatan yang memasuki sungai. Gelombang besar yang dahsyat pun terbentuk di Sungai Kampar! 

Fenomena ombak Bono di Sungai kampar bisa terjadi sejauh 50-60 km. Di dekat muara, ombak ini bisa sangat besar dengan ketingian mencapai 4-5 meter. Uniknya, ombak Bono ini bisa sangat panjang sesuai dengan lebar sungai. Terkadang, panjang ombaknya bisa mencapai 2 km!

Bono punya ketinggian ombak sekitar 4-5 meter. (PortalWisata)<br>
Bono punya ketinggian ombak sekitar 4-5 meter. (PortalWisata)

Nggak hanya ombaknya yang sangat unik karena ada di sungai, Bono juga disertai dengan mitos tujuh hantu. Menurut legenda Melayu Lama, ombak besar ini adalah perwujudan dari tujuh hantu yang bisa menghancurkan sampan atau kapal di Sungai Kampar.

Ombak ini sangat ditakuti masyarakat setempat. Jika warga ingin mengarungi Sungai Kampar saat ada fenomena ombak ini, harus mengadakan upacara selamatan semah di pagi atau siang hari yang dipimpin oleh pemimpin adat.

Uniknya, di zaman dulu, banyak pendekar Melayu Pesisir yang menjadikan ombak Bono sebagai tempat uji nyali atau mengetes kemampuan bertarung mereka. Hal ini sesuai dengan arti kata Bono yang berupa "keberanian".

Ombak besar Bono yang bisa membuat kapal terbalik ini nggak selalu ada sepanjang tahun, Millens. Kamu bisa melihatnya saat bulan purnama, di antara Oktober sampai Desember serta Februari dan Maret.

Diburu Peselancar Dunia

Ombak Bono diburu oleh peselancar dunia. (WisataSumatera)
Ombak Bono diburu oleh peselancar dunia. (WisataSumatera)

Banyak peselancar kelas dunia yang menganggap ombak Bono istimewa. Sebagai contoh, peselancar legendaris berusia 61 tahun dari Amerika Serikat yang merupakan juara dunia tiga kali, Tom Curren mengaku terpana dengan fenomena ombak ini.

"Setelah lebih dari 30 tahun berselancar, baru kali ini saya merasakan sensasi berselancar sangat lama di atas gulungan ombak. Terlebih, hal ini terjadi di sungai!" kata Curren seperti dikutip dari situs Surfer Today.  

Penasaran dengan fenomena ombak Bono di Sungai Kampar, Millens? Kapan nih datang ke Riau untuk melihatnya? (Ind/IB28/E07)