Misterius, Tiga Anak di Langkat, Sumatera Utara Hilang Tak Berbekas

Misterius, Tiga Anak di Langkat, Sumatera Utara Hilang Tak Berbekas
Ilustrasi: Anak hilang di Langkat, Sumatera Utara. (Flickr/ Joseph Choi)

Sudah 19 hari, tiga anak berusia 7 tahun di Langkat, Sumatera Utara seperti hilang tak berbekas. Padahal, orang tua, warga sekitar, dan polisi sudah berusaha sebaik mungkin mencarinya ke mana-mana.

Inibaru.id – Sudah 19 hari tiga orang anak yang ada di Langkat, Sumatera Utara, hilang secara misterius. Orang tua dari anak bernama Nizam, Zahra, serta Yogi, bersama dengan keluarga, warga setempat, dan aparat, sudah berusaha mencarinya ke mana-mana, tapi belum memberikan hasil apa pun.

Orang tua Zahra, Alamsyah Saputra dan Masdiani masih belum patah arang mencari putrinya yang berusia tujuh tahun. Usia Zahra sama dengan dua anak lainnya yang hilang. Alamsyah dan Masdiani mengaku setiap hari menyusuri parit dan berjalan jauh setiap hari demi menemukan putrinya.

“Kami sudah ke mana-mana mencarinya. Semua keluarga bekerja keras. Polres Langkat dan Polsek Salapian, warga, dan sukarelawan juga terus mencarinya siang malam,” terang Alamsyah sedih.

Masdiani bahkan terus menangis akibat sedih nggak kunjung bersua dengan buah hatinya. Gara-gara hal ini, Alamsyah juga nggak bisa bekerja karena waktu dan tenaganya kini dihabiskan mencari putri bungsunya.

Ilustrasi: Anak hilang. (Flickr/Classroom Camera (Cascade Canyon School))
Ilustrasi: Anak hilang. (Flickr/Classroom Camera (Cascade Canyon School))

“Saya sudah nggak tahu lagi harus bagaimana. Sudah nggak bisa kerja. Banyak orang berbaik hati memberikan sesuatu untuk beras dan lain-lain,” ceritanya.

Dia masih ingat kapan putrinya tiba-tiba raib ditelan bumi. Pada Minggu (18/10/2020), Zahra pamit untuk bermain sejak pukul 07.00 pagi. Biasanya, Zahra membawa ponsel ke rumah tetangga yang memiliki WiFi.

Anak-anak sekitar juga terbiasa bermain di perkebunan sekitar. Mereka tertarik dengan alat berat yang sedang mengorek parit. Zahra bahkan sempat merekam aksi alat berat tersebut dalam video di ponselnya.

Pukul 10.00 WIB, Zahra sempat pulang. Hanya, saat kembali pamit bermain, dia nggak membawa ponsel. Biasanya, Zahra akan pulang saat jam makan siang. Namun, kali itu Zahra sama sekali nggak pulang.

Orang tua Nizam, Sarkim, juga menyebut putranya sempat melihat alat berat sebelum menghilang. Bersama dengan Alamsyah dan warga lainnya, dia hampir putus asa mencari ketiga anak yang hilang.

FYI, Millens, ketiga anak yang hilang berasal dari kawasan perkebunan Dusun VI Pulka, Desa Namanjahe, Kecamatan Salapian, Langkat.

Semoga saja ketiga anak ini bisa segera ditemukan dalam kondisi selamat, ya, Millens. (Kom/IB09/E03)