Misteri Cleaning Service yang Hilang di Semarang serta Tebusan Rp 2,6 Juta

Misteri Cleaning Service yang Hilang di Semarang serta Tebusan Rp 2,6 Juta
Ilustrasi: Polrestabes Semarang sedang menelusuri kasus Cleaning Service yang hilang di Semarang. (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)

Seorang Cleaning Service yang hilang di Semarang jadi misteri. Apalagi, ada permintaan tebusan dengan nilai yang nggak biasa untuk kasus penculikan, yakni hanya Rp 2,6 juta. Hm, seperti apa ya kronologinya.

Inibaru.id – Di Indonesia, pasti ada kasus kriminal yang kemudian jadi misteri dan akhirnya dibicarakan banyak orang. Yang terkini adalah kasus misteri Cleaning Service yang hilang di Semarang. Apalagi, uang tebusan yang diminta terkait kasus ini disebut-sebut mencapai Rp 2,6 juta. Hm, jadi penasaran ya seperti apa sih kronologinya.

Kasus cleaning service yang hilang ini sebenarnya masih ditelusuri oleh polisi. Jadi, kasusnya bermula saat polisi mendapatkan laporan orang hilang berinisial BP dari Demak, Jawa Tengah. Usianya masih 20 tahun. Yang lebih bikin heran, pihak keluarga sempat dihubungi oleh orang nggak dikenal yang meminta uang tebusan Rp 2,6 juta. Jumlah yang bisa dikatakan nggak banyak dan sangat nggak biasa untuk sebuah kasus penculikan.

Pada 17 November 2021, BP pamit ke keluarganya untuk bekerja di sebuah tempat karaoke yang ada di Semarang. Sejak saat itu pula, dia hilang nggak berbekas. Namun, ada suatu waktu di mana BP meminta keluarganya menjemput di sebuah terminal di Demak. Aneh, nggak, sih?

Pihak keluarga pun akhirnya melaporkan kasus orang hilang di Polsek Mranggen. Kasusnya semakin aneh saat seminggu usai pelaporan, ada nomor nggak dikenal yang menelepon pihak keluarga, tepatnya sang kakak perempuan dari BP. Suara dari orang nggak dikenal itu menyebut BP ada di suatu tempat dan jika keluarga ingin dia selamat, harus membayar uang Rp 2,6 juta.

“Minta transfer Rp 2,6 juta. Saya tanya ada masalah apa? Bilangnya untuk menjamin keselamatan adik (BP),” terang kakak perempuan BP, Fai, Selasa (7/12/2021).

Polisi melimpahkan kasus ini dari Polsek Mranggen ke Polrestabes Semarang. (Ayosemarang)
Polisi melimpahkan kasus ini dari Polsek Mranggen ke Polrestabes Semarang. (Ayosemarang)

Keluarga percaya dengan telepon ini karena dari pihak penelepon sempat melakukan video call yang menunjukkan ada BP bersamanya. BP bahkan sempat berbicara dengan Fai dan meminta keluarganya memenuhi permintaan orang nggak dikenal tersebut.

Negosiasi pun kemudian dilakukan. Maklum, keluarga BP bukanlah dari kalangan berada. Pada akhirnya, pada 27 November 2021, transfer dilakukan. Tapi hanya uang sebesar Rp 1,5 juta.

Sayangnya, usai mentransfer uang, keluarga nggak lagi mendapatkan kabar dari BP. Nomor yang dipakai untuk menghubungi keluarga BP juga sudah nggak bisa lagi dihubungi. Hal ini membuat keluarga semakin khawatir.

Polisi yang mendapatkan laporan pun melimpahkan kasus ini dari Polsek Mranggen, Demak, ke Polrestabes Semarang. Maklum, BP kabarnya di Semarang sebelum dinyatakan hilang.

“TKP diduga di Semarang. Keluarga sudah membuat laporan orang hilang, nggak ada penolakan laporan, tapi diarahkan (Ke Polrestabes Semarang),” ujar Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Iqbal Alqudusy, Rabu (8/12/2021).

Hm, jadi penasaran ya dengan kelanjutan kasus Cleaning Service yang hilang di Semarang, ini. (Det/IB09/E05)