Miris! Peretas dan Penyebar Hoaks Pemilu Justru Berasal dari Kalangan Anak Muda

Bukan dari kalangan elit dan profesional, penyebar hoaks dan peretas justru datang dari anak di bawah umur.

Miris! Peretas dan Penyebar Hoaks Pemilu Justru Berasal dari Kalangan Anak Muda
Banyak kalangan muda yang menjadi peretas sekaligus penyebar hoaks berkaitan dengan Pemilu. (Pixabay)

Inibaru.id – Maraknya aksi para penyebar hoaks dan peretas menuju Pemilu pada bulan April mendatang membuat Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman angkat bicara.

“Karena penyebar hoaks, hacker yang menyerang web KPU di beberapa tempat setelah kami konfirmasi dan periksa dengan kepolisian ternyata pelakunya anak-anak pelajar,” ujar Arif yang dilansir dari IDN Times (14/3).

Memang cukup mencengangkan karena pelaku masih dibilang berada di bawah umur. Namun, hukum harus tetap ditegakkan tanpa pandang bulu. Anak-anak yang terbukti menjadi peretas dan penyebar hoaks akan tetap ditindak tegas. Meskipun banyak pihak orang tua yang telah meminta maaf dan membuat surat permohonan agar anaknya nggak  dipidanakan.

Hingga saat ini, proses penyelidikkan pun tetap berjalan. KPU berupaya mencari tahu apakah tindakan peretasan dan penyebaran hoaks yang dilakukan oleh anak-anak tersebut telah diorganisir oleh jaringan besar atau murni kejahatan individu. Semoga lekas tuntas dan nggak ada lagi tindak kejahatan cyber yang memperkeruh semarak demokrasi tahun ini. (IB23/E05)