Mirip Sinetron, Kasus Bayi yang Tertukar di Rumah Sakit Terjadi di Sumenep

Mirip Sinetron, Kasus Bayi yang Tertukar di Rumah Sakit Terjadi di Sumenep
Ilustrasi - Bayi tertukar di rumah sakit. (Flickr/Mark Doliner)

Orang tua curiga bayi yang mereka susui berbeda dengan bayi yang kali pertama mereka dipertemukan.  Pasangan tersebut kemudian melaporkan kejadian ini ke Mapolres Sumenep. Kini, kasus ini tengah ditangani Polda Jatim.

Inibaru.id – Di sinetron-sinetron yang ada di Indonesia, pasti kamu pernah melihat cerita tentang bayi yang tertukar di rumah sakit. Biasanya, penukaran bayi ini dilakukan dengan sengaja dan nggak akan ketahuan hingga sang bayi tumbuh besar. Nah, ternyata, kasus seperti ini beneran terjadi di dunia nyata, bahkan di Indonesia, lo. Seperti apa kasus ini?

Peristiwa ini terjadi di Sumenep, Madura, Jawa Timur, tepatnya di RSUD Dokter Mohammad Anwar. Orang tua dari seorang bayi yang terlahir di rumah sakit tersebut melaporkan dugaan penukaran bayi di rumah sakit tersebut karena curiga rambut bayi yang selama ini mereka rawat tumbuh dengan nggak wajar. Kini, kasusnya pun ditangani oleh Polda Jawa Timur.

Bayi yang dirawat pasangan Subroto dan Nurmaningsih ini terlahir pada Jumat (13/11/2020) lalu. Awalnya, pasangan suami istri ini nggak curiga sama sekali dan tetap mencurahkan kasih sayangnya pada sang bayi sebagaimana anaknya sendiri. Saat Nurmaningsih kali pertama menyusui buah hatinya, bayi yang dia pegang tanpa rambut. Namun, tiga hari setelahnya, saat menyusui bayi, penutup kepala sang bayi jatuh dan terlihat rambutnya sudah sangat lebat.

Kasus bayi yang tertukar kini ditangani Polda Jatim. (Flickr/Robert Scoble)
Kasus bayi yang tertukar kini ditangani Polda Jatim. (Flickr/Robert Scoble)

Pasangan ini keheranan dan menanyakannya ke perawat rumah sakit. Anehnya, tanpa memberikan jawaban, sang perawat tiba-tiba saja mengambil bayi tersebut. Mereka pun curiga kalau bayi tersebut tertukar dengan bayi milik pasangan lainnya.

Masalahnya, saat mereka pulang dari rumah sakit, bayi yang diberikan kepada mereka adalah bayi yang berambut lebat. Padahal, mereka bersikukuh kalau bayi mereka adalah yang nggak berambut. Mereka pun akhirnya melaporkan kasus ini ke Mapolres Sumenep.

Pihak Polda Jatim telah melakukan tes DNA terhadap keluarga dan bayinya. Meski begitu, kasus ini masih berjalan dan belum menemui kejelasan.

Pihak rumah sakit belum memberikan keterangan apapun terkait dengan kasus ini. Mereka hanya menyebut kasus ini masih ditangani oleh tim DVI Polda Jawa Timur.

Semoga pasangan ini bisa benar-benar mendapatkan bayi mereka kembali ya, Millens. (Oke/IB09/E05)