Minimalisasi Risiko Mudik Saat Puasa dengan 3 Langkah Ini

Minimalisasi Risiko Mudik Saat Puasa dengan 3 Langkah Ini
Ilustrasi mengemudi untuk mudik. (Shutterstock)

Perjalanan mudik yang dilakukan dalam kondisi berpuasa akan menyita stamina tubuh lebih banyak. Hal itu bisa mengakibatkan tingginya risiko berkendara. Untuk itu, harus diminimalisasi dengan cara-cara ini.

Inibaru.id – Mengemudi dalam perjalanan jauh memang menguras lebih banyak tenaga, apalagi jika dilakukan dalam kondisi berpuasa. Risiko berkendara pun meningkat saat seseorang mudik dalam kondisi berpuasa. Yap, kamu dituntut untuk lebih fokus dan waspada dalam berkendara padahal saat puasa, badan lebih mudah lelah dan ngantuk.

Nah, untuk mencegah risiko bahaya berkendara saat mudik dalam kondisi berpuasa, simak dulu tiga langkah berikut.

Atur Pola Istirahat

Atur waktu beristirahat secara berkala. (Mobil123)

Jangan paksakan diri untuk terus berkendara. Atur waktu mengemudi selama 90 hingga 120 menit kemudian beri jeda dengan istirahat. Untuk istirahat pertama, lakukanlah selama 15 menit. Kemudian setiap 2 jam berikutnya kamu bisa beristirahat selama sekitar 30 menit. Nggak perlu lama-lama, istirahat dalam durasi itu cukup kok untuk mengembalikan stamina tubuhmu.

Jaga Asupan Tubuh

 

Perhatikan asupan nutrisi dan cairan tubuhmu sebelum mudik. (Shutterstock)

Mudik dalam kondisi berpuasa membuat tubuh membutuhkan lebih banyak asupan cairan. Supaya tubuhmu terhidrasi dengan baik, minumlah air putih yang cukup saat berbuka, malam hari sebelum tidur, serta sahur. Kamu juga bisa mengonsumsi buah-buahan sebagai suplemen alami untuk tubuh.

Nggak hanya cairan, tubuh juga membutuhkan nutrisi yang cukup terutama karbohidrat dan protein. Karena itu kamu perlu mengatur makanan yang dikonsumsi saat berbuka dan sahur dengan kandungan karbohidrat dan protein yang lebih tinggi dari biasanya.

Manajemen Mental

Hindari mengemudi dalam kondisi mental labil. (MensHealth)

Nggak hanya kondisi fisik, kesiapan mentalmu pun harus diperhatikan dengan baik. Hindari perjalanan mudik saat kondisi mentalmu nggak stabil misalnya karena tekanan masalah pekerjaan atau finansial.

Mengemudi dalam tekanan mental akan menguras lebih banyak stamina dan berisiko membuatmu kurang fokus. Hal itu tentu dapat berbahaya.

Perjalanan mudik memang menguras banyak tenaga, terutama jika jarak yang kamu tempuh cukup jauh. Meski begitu, mudik akan tetap aman jika kamu memperhatikan kesiapan diri sendiri maupun faktor eksternal pendukung lainnya. Semoga mudikmu menyenangkan ya! (IB10/E04)