Mimpi Solskjaer Tukangi Manchester United Jadi Kenyataan

Mimpi Solskjaer Tukangi Manchester United Jadi Kenyataan
Ole Gunnar Solskjaer. (Goal)

Enam tahun lalu saat Solskjaer masih menjadi pelatih di Molde, dia pernah mengungkap impiannya menjadi pelatih Manchester United. Kini, impian Solskjaer menjadi kenyataan setelah diangkat sebagai pelatih permanen di Tim Setan Merah.

Inibaru.id – Manchester United (MU) memastikan caretaker Ole Gunnar Solskjaer menjadi pelatih permanen. Solskjaer diberi kontrak sebagai pelatih selama tiga tahun atau hingga 2022 mendatang. Hal ini berarti impian Solskjaer enam tahun lalu terwujud.

Bolasport.com, Jumat (29/3/2019) menulis, petinggi klub puas dengan performa MU yang memenangi 14 dari 19 pertandingan di bawah Solskjaer. Selain itu, para pemain juga terlihat lebih harmonis dan berkembang dengan lebih pesat, apalagi jika dibandingkan dengan saat masih dilatih Jose Mourinho atau Louis van Gaal.

Menjadi pelatih Manchester United rupanya sudah menjadi impian Solskjaer sejak enam tahun lalu. Saat diwawancarai Soccer AM pada 2013 lalu, Solskjaer yang masih melatih klub kampung halamannya di Liga Norwegia, Molde, mengaku memiliki impian besar untuk menjadi pelatih MU.

Impian itu sempat mendekat tatkala Solskjaer melatih tim Liga Primer lainnya Cardiff City setahun kemudian. Sayang, performa Cardiff yang jeblok hingga degradasi ke Divisi Championship membuat impiannya melatih MU di kemudian hari memudar.

Solskjaer kemudian kembali menangani Molde hingga akhirnya ditunjuk sebagai pelatih sementara di Manchester United setelah Jose Mourinho dipecat.

Kendati senang dengan kembalinya legenda yang membawa MU juara Liga Champions 1999 ini, banyak pendukung Setan Merah yang nggak berharap banyak dengan performa MU yang memang angin-anginan sejak awal musim. Namun, MU justru terus meraih kemenangan demi kemenangan di Liga Inggris. Bahkan, secara mengejutkan mampu melaju jauh di Liga Champions dengan mengandaskan tim kaya Paris Saint Germain.

Kalau menurut Millens, bisa nggak sih Solksjaer membawa MU kembali ke masa kejayaan seperti di zaman Sir Alex Ferguson? (IB09/E04)