Kisah Penjual Dadakan Saat Ramadan

Ramadan nggak hanya dipakai untuk meraup pahala sebanyak-banyaknya. Sejumlah orang juga memanfatkan momen Ramadan untuk mengumpulkan pundi-pundi uang. Bagaimana ceritanya?

Kisah Penjual Dadakan Saat Ramadan
Takjil selalu diburu menjelang berbuka puasa. (Untidar.ac.id)

Inibaru.id – Selain puasa, Ramadan juga sangat identik dengan beragam penganan untuk berbuka maupun untuk Lebaran nanti. Nah, hal ini dimanfaatkan sejumlah pihak untuk ramai-ramai berdagang pada Bulan Suci. Nggak jarang, mereka menjadi penjual dadakan yang hanya berjualan saat Ramadan tiba.

Salah seorang pelaku usaha dadakan selama Ramadan adalah Zilta. Mahasiswi Universitas Diponegoro, Semarang itu menjual "takjil" bersama seorang temannya. Menu takjil yang dia jual pun beragam, mulai dari tahu bakso, melon squash, hingga kolak pisang. Ketiga menu tersebut dipilih Zilta karena dianggap lebih praktis dan banyak dicari orang untuk berbuka puasa.

“Sistemnya pesan antar dan tentunya bebas ongkos kirim untuk area Tembalang,” kata Zilta pada Inibaru.id.

Seporsi melon squash dan kolak pisang dipatok dengan harga Rp 7 ribu, sedangkan tahu bakso dijual dengan harga Rp 3 ribu per buah. Zilta mengaku, rata-rata pembeli takjil buatannya adalah mahasiswa di sekitar Tembalang, Kota Semarang. Dalam sehari, perempuan asal Kudus itu bisa mengumpulkan uang hingga puluhan ribu rupiah.

“Lumayan kan untuk menambah pemasukan menjelang Lebaran,” tambah Zilta disusul tawa.

Setali tiga uang dengan Zilta, Eka Istiani seorang mahasiswi asal Jakarta juga memanfaatkan momen Ramadan untuk mencari penghasilan tambahan, Millens. Bersama ibunya, dia membuat kue kering untuk Lebaran.

"Aku buat bareng ibu tapi biasanya aku baru ikut bantu buat kue setelah pulang libur kuliah. Untuk pemasarannya aku jual via Instagram,” kata Eka saat ditemui Inibaru.id belum lama ini.

Aneka kue kering untuk Lebaran.(Idntimes.com)

Kue yang dibuat Eka bermacam jenisnya, ada kue salju, kue nastar, dan kue mawar. Satu kotak kue dengan berat 500 gram dihargai Rp 60 ribu sampai Rp 70 ribu. Eka mengatakan, kue-kue itu biasanya laris manis dibeli para tetangga dan kenalannya. Dalam sebulan, dia bisa menjual kurang lebih 50 kotak kue. Wah, omzetnya bisa jutaan tuh.

Hm, lumayan juga ya kalau berdagang saat Ramadan. Bisa dapat uang sekaligus membantu menyediakan kebutuhan orang yang sedang berpuasa, kan dapat pahala juga ya, Millens. Eh, jangan-jangan kamu juga termasuk penjual dadakan saat Ramadan nih? (Mayang Istnaini/E04)