Menjadi Seorang Content Creator, Kenapa Tidak?

Belakangan ini, pekerjaan sebagai content creator banyak dilirik generasi millenials di Indonesia. Pekerjaan itu dipandang seru dan menyenangkan. Benarkah?

Menjadi Seorang Content Creator, Kenapa Tidak?
Ilustrasi content creator. (Voices.com)

Inibaru.id – Saat ini, banyak lapangan pekerjaan baru yang lebih fleksibel dan dianggap menyenangkan bagi generasi millenials. Salah satunya adalah menjadi content creator. Sejumlah orang bahkan lebih memilih menjadi content creator daripada menggeluti pekerjaan mainstream seperti guru atau karyawan.

Itulah yang dijalani Dwi Septianingsih, seorang travel blogger asal Semarang yang kini menetap di Jakarta. Pemilik akun blog Dwiseptia.com itu memilih menjadi seorang content creator karena hobinya jalan-jalan dan menulis.

Kepada Inibaru.id, Septi menceritakan awal mula dirinya terjun sebagai seorang content creator.

"Dulu aku sempet kerja di salah satu perusahaan di Jakarta tapi aku akhirnya memutuskan untuk berhenti. Pas berhenti, hal pertama yang aku lakukan ya jalan-jalan. Habis itu, aku tulis di blog," tutur Septi.

Berawal dari situlah perempuan berhijab itu menggeluti pekerjaan sebagai content creator.

Tenggat waktu menjadi salah satu risiko yang dihadapi seorang content creator. (Engagelive.co)

Serupa tapi nggak sama dengan Robbi Eka. Mahasiswa Universitas Diponegoro itu juga menjadi content creator dengan membuat video blog (vlog) dan video jalan-jalan yang diunggah di kanal Youtube pribadinya.

Robbi mengatakan, menjadi content creator itu adalah sebagai salah satu cara untuk menyalurkan hobinya di dunia sinematografi. Sebelum ini, laki-laki asal Kudus itu memang aktif di organisasi jurnalistik di kampusnya. Latar belakang itu membuat Robbi tertarik untuk semakin serius mendalami dunia konten kreatif.

Nggak hanya itu, pemilik kanal Youtube Robbi Kepet ini juga membuat rumah produksi. Bersama beberapa temannya, Robbi menciptakan Unearth Creative Studio yang melayani pembuatan konten video seperti profil perusahaan, video klip musik, hingga film pendek.

Seorang content creator harus punya ide-ide kreatif dan inovatif. (Wanderlive.com)

Kendati mendapat profit yang lumayan dari pekerjaan ini, Robbi mengungkapkan dia nggak pengin menjadikan content creator sebagai mata pencaharian utama. Lebih lanjut, Robbi pengin bekerja di bidang lain meski nggak jauh dari bidang jurnalistik dan konten kreatif.

“Realistis saja sih. Kita juga harus tetap berkembang dan nggak bisa terus ada di zona nyaman. Di masa depan, kita butuh pekerjaan yang lebih menjanjikan dari segi profit dan jaminan masa depan,” jelas Robbi pada Inibaru.id beberapa waktu lalu.

Yap, hobi yang dibayar memang salah satu pekerjaan paling menyenangkan ya. So, jangan lengah menangkap peluang itu. 

Oh iya, bicara tentang pekerjaan, Inibaru.id juga sedang membuka lowongan, lo. Kami mencari reporter dan videografer yang mau berkembang bersama kami.

Kalau berminat, segera kirim lamaranmu ke karir@inibaru.id ya. Kami tunggu paling lambat Senin (6/8/2018). (Mayang Istnaini/E04)