Menilik Sistem ATM Beras di Masjid Jami Raudlatul Jannah

Menilik Sistem ATM Beras di Masjid Jami Raudlatul Jannah
Warga duafa memanfaatkan ATM beras di Masjid Jami Raudlotul Jannah. (Wartakotalive.com/Junianto Hamonangan)ayitno Ige)

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) telah memulai uji coba pengembangan Anjungan Terima Mandiri (ATM) Beras sejak 2017 silam. Sampai saat ini, ATM Beras sudah ada di beberapa masjid di Indonesia. Salah satunya di Masjid Jami Raudlatul Jannah.

Inibaru.id – Pengurus Masjid Jami Raudlatul Jannah, Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara, menyediakan fasilitas ATM Beras yang bisa diakses oleh kaum duafa yang merupakan warga sekitar.

"Kami nilai mereka yang benar-benar aktif berjamaah di masjid. Itu pun yang kami pilih yang dhuafa, bukan semua yang aktif jamaah di masjid tapi khusus yang dhuafa, yang enggak mampu, kita pilih lah mereka,” kata Barnas Ketua DKM Masjid Jami Raudlatul Jannah seperti dikutip megapolitankompas, Rabu (27/2/2019)

Barnas menuturkan, saat ini ada 33 duafa yang terdaftar sebagai penerima beras di Masjid Jami Raudlatul Jannah. Kendati demikian, mereka nggak bisa seenaknya mengambil beras. Jumlah yang didapatkan 2 liter beras dan waktu yang ditentukan sesuai dengan jadwal kajian di masjid tersebut yakni Rabu dan Minggu.

Barnas menambahkan, mesin tersebut nggak akan mengeluarkan beras di luar waktu yang ditentukan. Jika terlambat, mereka juga nggak akan mendapatkan beras. ATM ini juga diklaim aman. Mereka yang sudah mengambil jatah nggak akan bisa mengambil lagi.

Kendati demikian, 33 orang penerima beras itu sudah terdaftar sebelumnya dan cukup menempelkan kartu milik mereka di mesin ATM untuk mengeluarkan beras. Nggak cuma di Jakarta, mesin ini juga sudah dipasang di beberapa masjid di daerah lain seperti Bandung, Tangerang, dan Semarang. Di masjid dekat rumahmu sudah ada ATM beras ini belum, Millens? (IB24/E05)