Menyantap Pecel Sembari Menonton Reog di Pasar Jaten

Kampung Jawi Semarang menyuguhkan konsep baru untuk mencintai budaya Jawa yakni dengan adanya Pasar Jaten. Di pasar itu, kamu bisa menikmati kuliner tradisional sembari menikmati kesenian yang disajikan.

Menyantap Pecel Sembari Menonton Reog di Pasar Jaten
Pasar Jaten. (Inibaru.id/Trias Sabila)

Inibaru.id – Pengin mengangkat makanan tradisional, Kampung Jawi di Semarang membuat Pasar Jaten. Pasar yang terletak di Kalialang Lama RW 1, Sukorejo, Gunungpati ini hanya buka seminggu sekali lo, Millens, yakni setiap Minggu Legi.

Dinamakan Pasar Jaten karena pasar tersebut berada di bawah pohon jati yang kerap disebut "jaten" oleh masyarakat Jawa. Pasar yang diresmikan Walikota Semarang pada 1 Maret 2018 lalu itu menyuguhkan berbagai macam makanan tradisional. Makanan itu di antaranya nasi pecel, lontong campur, sate, es dawet, es kombor, dan lain-lain.

Salah satu pengurus Pasar Jaten, Lestari, mengatakan pasar ini bertujuan untuk memperkenalkan kuliner lokal kepada para pengunjung. Selain itu, Pasar Jaten juga berfungsi untuk meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar karena para penjualnya merupakan masyarakat setempat.

"Kami mengutamakan warga sekitar yang berjualan di sini, tapi kalau ada orang luar mau ikut promosi ya nggak apa-apa," kata Lestari saat diwawancarai pada Minggu (1/4/2018) pagi.

Salah satu stan kuliner di Pasar Jaten. (Inibaru.id/Trias Sabila)

Selain berwisata kuliner, kamu bisa menikmati berbagai tampilan kesenian tradisional di sini. Kesenian yang ditampilkan di antaranya reog, jathilan, panahan, dan karawitan. Pemainnya juga berasal dari warga Kampung Jawi lo. Wah, mantap nih, Millens.

“Pemainnya dari anak-anak sini. Kalau karawitan sudah dari setahun yang lalu ada latihan rutin setiap hari Minggu. Mereka juga sudah manggung di event-even lokal seperti apitan,” jelas pengurus kesenian di Kampung Jawi, Rosidin.

Penampilan reog di Pasar Jaten. (Inibaru.id/Trias Sabila)

Pengunjung yang datang di Pasar Jaten berasal dari berbagai daerah seperti Lilis ini. Lilis mengungkapkan dirinya senang dengan konsep yang diusung Pasar Jaten ini.

“Ini menarik banget kalo menurut aku karena banyak kesenian tradisionalnya. Tempatnya juga luas, adem, dan masih asri jadi nyaman banget.”

Wah, menarik ya, Millens.Yuk, capcus ajak keluarga, teman, atau pacarmu ke sini. (TS/IF)