Menguatkan Hati Saat Sedang Berjuang Sendiri

Menguatkan Hati Saat Sedang Berjuang Sendiri
Menjadi tetap kuat meraih mimpi meski berjuang sendiri bukan sesuatu yang mudah tapi bisa kita lakukan. (Xframe/Limone) 

Saat perjuangan meraih mimpi ini terasa berat, kita boleh berhenti sejenak untuk menangis dan beristirahat. Ingat selalu bahwa kamu kuat meski berjuang sendirian.

Inibaru.id - Gagal dan sukses merupakan dua sisi mata uang. Keduanya bersinggungan dan bergantian datang dalam hidup kita. Nggak perlu berlarut sedih bila gagal, karena jika tetap berusaha dan yakin, kesuksesan akan menghampiri.

Pasti kamu sudah nggak asing dengan quote “Usaha nggak akan pernah mengkhianati hasil”, kan? Seperti itulah semesta ini bekerja memproses mimpimu menjadi kenyataan. Jadi jangan pernah berhenti memperjuangkan cita-citamu ya, Millens!

Bisa jadi kamu sekarang sedang berdarah-darah meraih impian di bidang pedidikan, karier, percintaan dan urusan lain. Meski terasa berat, setuju atau nggak, dukungan dari orang lain membawa angin segar dan sedikit membuat kita bergembira. Dukungan mereka bak suara meriah pemandu sorak yang terus menerus menyuntikkan energi untuk tetap fokus pada tujuan awal.

Sayangnya, nggak semua orang seberuntung itu. Ada sebagian dari kamu yang merasa harus mewujudkan mimpi-mimpi seorang diri. Tanpa dukungan, perjuangan meraih impian memang terasa lebih berat. Awalnya kamu mungkin punya semangat kuat, tapi lama-lama ingin menyerah saja.

Eits, jangan buru-buru mengibarkan bendera putih, ya! Ada beberapa langkah sederhana yang bisa kamu lakukan untuk kembali menguatkan hati. Yuk simak!

1. Perbarui Niat Awal

Jika bayang-bayang untuk menyerah ada di depan mata baiknya buru-buru mengingat niat awal dari semua perjalanan yang sudah kamu tempuh. Perbarui niat yang ada untuk meningkatkan semangatmu melangkah ke depan.

2. Validasi EmosiFrusta

Frustasi, marah, sedih, kesal adalah bentuk emosi yang valid dan harus kita akomodasi. (William Farlow/Unsplash)
Frustasi, marah, sedih, kesal adalah bentuk emosi yang valid dan harus kita akomodasi. (William Farlow/Unsplash)

Rasa frustasi, sedih, kesal hingga marah adalah emosi yang valid. Akui semua emosi tersebut dan rasakanlah agar kamu nggak makin tertekan dengan situasi yang ada.

3. Menentukan Situasi yang Bisa Dikontrol

Terkadang kamu juga harus bisa merelakan situasi yang nggak bisa kamu kontrol dan fokus pada situasi yang bisa kamu kontrol. Nggak semuanya bisa kamu kendalikan. Kenali batasmu dan fokus melakukan hal-hal yang lebih baik sesuai kemampuanmu.

4. Izinkan Diri Beristirahat

Seperti badan, pikiran juga bisa merasa lelah. Jika sudah merasakan sinyal-sinyal kelelahan, maka istirahatlah! (Cropped/Topcareer) 
Seperti badan, pikiran juga bisa merasa lelah. Jika sudah merasakan sinyal-sinyal kelelahan, maka istirahatlah! (Cropped/Topcareer) 

Sedang memperjuangkan apapun itu selalu ada tantangan tersendiri. Makin melelahkan jika kamu berjuang seorang diri. Nggak ada salahnya mengizinkan diri untuk beristirahat sejenak. Tubuh dan pikiranmu juga butuh rileks.

5. Ciptakan Rutinitas Menyenangkan

Membuat jadwal kegiatan sehari-hari adalah salah satu cara untuk mencapai target. (Engin_Akyurt/Pixabay)
Membuat jadwal kegiatan sehari-hari adalah salah satu cara untuk mencapai target. (Engin_Akyurt/Pixabay)

Kamu perlu membuat jadwal yang harus kamu lakukan setiap hari. Rutinitas membantu untuk fokus mencapai target atau memenuhi prioritasmu. Selain itu, kegiatan yang terjadwal menghindarkanmu dari kebingungan melakukan apa.

Itulah beberapa hal yang bisa dilakukan ketika sadar bahwa kamu berjuang sendirian. Jangan berkecil hati, selalu berusaha keras dan berdoa adalah perpaduan cantik untuk mewujudkan mimpi-mimpimu. Semoga semesta mendukung ya, Millens! (Fim/IB20/E05)