Mengintip Sajian Tok Panjang pada Pasar Imlek Semawis 2018

Beragam mata acara digelar pada pembukaan Pasar Imlek Semawis 2018. Salah satu acara paling menarik dalam perhelatan yang dibuka Senin (12/2/2018) itu adalah "tok panjang". Apakah itu?

Mengintip Sajian Tok Panjang pada Pasar Imlek Semawis 2018
Situasi tok panjang pada pembukaan Pasar Imlek Semawis 2018. (Inibaru.id/Ida)

Inibaru.id – Pasar Imlek Semawis kembali digelar di kawasan Pecinan Semarang. Acara yang dilaksanakan selama tiga hari sejak 12-14 Februari 2018 itu resmi dibuka Walikota Semarang, Hendrar Prihadi, pada Senin (12/2/2018) malam.

Pasar Imlek Semawis (PIS) merupakan acara tahunan yang diadakan Komunitas Pecinan Semarang Untuk Pariwisata (Kopi Semawis). Seperti tahun sebelumnya, para tamu undangan yang hadir kembali dimanjakan dengan gelaran Tok Panjang. Apakah itu?

Secara garis besar, Tok Panjang merupakan salah satu tradisi masyarakat Tionghoa, yakni makan bersama pada malam perayaan Imlek. Yu sheng menjadi salah satu sajian yang dalam jamuan tok panjang tahun ini. Bentuk yu sheng menyerupai salad, tapi isinya terdiri atas gabungan sayuran dan ikan. Biasanya, yu sheng berisi ikan, wortel, lobak, jeruk, bubuk lada, biji wijen, dan kulit pangsit.

Baca juga:
Pasar Imlek Semawis 2018 Resmi Digelar di Semarang
Ganjar-Yasin dan Sudirman-Ida Resmi Head-to-head di Pilgub Jateng 2018

Setiap komponen yang ada pada yu sheng juga memiliki makna lo, Millens. Ikan merupakan simbol harapan agar diberi tambahan rezeki pada tahun selanjutnya. Smentara, wortel melambangkan keberuntungan, sedangkan lobak adalah perlambang awet muda. Adapun bubuk lada, biji wijen, dan kulit pangsit yang melengkapi sajian tersebut merupakan simbol kemakmuran dan kekayaan.

Selain penuh makna, cara makan yu sheng juga cukup unik. Yu sheng dimakan menggunakan sumpit dan diangkat setinggi-tingginya. Mitosnya, bila diangkat dengan tinggi, rezekinya pun akan semakin banyak. Semakin berantakan bentuk yu sheng yang disajikan, rezeki yang datang juga semakin beragam dari pelbagai penjuru.

Lou Hey

Sebelum memakan yu sheng, setiap pengunjung yang akan menikmati hidangan tersebut juga harus mengucapkan “Lo Hey” dengan keras. Ini adalah perlambang semangat dan kebahagiaan dalam menyambut tahun baru. Hm, unik!

Baca juga:
Makanan Khas Imlek dan Maknanya
Tanpa Kembang Api, Tahun Baru Imlek Solo Tetap Meriah

Selain yu sheng, para tamu Pasar Imlek Semawis juga disuguhi dengan sop keberuntungan, nasi goreng jamblang, ayam goreng kebahagiaan, dan kue pandan keju. Nasi goreng jamblang yang disuguhkan juga nampak berbeda karena dibungkus dengan daun jati.

Duh, lapar, lapar! Terdengar enak-enak ya, Millens. Mampir ke Pasar Semawis deh! (IF/GIL)