Mengintip Perjalanan Startup di Indonesia

Ingar bingar startup di Indonesia nggak lepas dari perjalanan panjang. Sejak mulai dibumikan pada 2016, startup tumbuh pesat di Indonesia.

Mengintip Perjalanan Startup di Indonesia
Infografik startup di Indonesia. (Inibaru.id/Nafis Ghifary)

Inibaru.id – Sebanyak 1.715 telah berkembang di Indonesia terhitung pada Februari 2018. Pelbagai kalangan pun seolah berlomba mendirikan bisnis rintisan yang terlihat menjanjikan ini. Generasi millenials juga tampak aktif bersaing pada sektor ini.

Maraknya startup saat ini nggak lepas dari visi yang dicanangkan Presiden Jokowi pada 2016 silam. Jokowi membeberkan visinya untuk menjadikan sebagai “The Digital Energy of Asia” pada Februari 2016. Selang beberapa bulan, muncullah Program 1000 startup.

Baca juga:
Banting Tulang Hidupi Bisnis Startup
Coworking Space, Tempat Pengganti Kantor yang Asik

Kehadiran program itu menginisiasi banyak pihak untuk mendirikan startup. Virus ini juga menyebar ke kalangan anak muda di daerah-daerah. Alhasil lebih dari seribu startup tercipta dalam waktu kurang dari satu tahun.

Infografik startup di Indonesia. (Inibaru.id/Nafis Ghifary)

Saat ini, Indonesia menduduki peringkat keempat dengan jumlah startup tertinggi di dunia. Posisi pertama masih dipegang Amerika Serikat dengan jumlah startup lebih dari 28 ribu. Posisi kedua dan ketiga secara berurutan diduduki India dan Inggris. Wah, banyak juga ya startup di dunia.

Baca juga:
Startup di Mata Masyarakat
Dulu Nggak Ada, Profesi Kekinian Ini Sekarang Banyak Dicari

Startup Indonesia juga nggak kalah lo dengan startup luar negeri. Beberapa startup Indonesia bahkan meraih status unicorn karena nilai investasinya lebih dari 1,6 juta dolar AS. Startup itu di antaranya Go-Jek, Tokopedia, Traveloka, dan Bukalapak.

Semoga semakin banyak juga ya startup yang dapat predikat unicorn. Sukses terus bisnis startup di Indonesia. (TS/IP)