Kisah Kadar Saad Jen, Calhaj Tertua dari Tegal yang Harus Menabung Selama 20 Tahun

Berkat ketekunannya menabung selama 20 tahun, calon jamaah haji tertua di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, ini berhasil mewujudkan impiannya ke Tanah Suci.

Kisah Kadar Saad Jen, Calhaj Tertua dari Tegal yang Harus Menabung Selama 20 Tahun
Kadar Saad Jen (kanan), nenek 93 tahun yang menjadi calhaj tertua dari Kabupaten Tegal. (Tribunnews/Akhtur Gumilang)

Inibaru.id – Perempuan berusia 93 tahun, Kadar Saad Jen, warga Desa Sokatengah RT 03 RW 03, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal, tak henti mengucap syukur lantaran tahun ini bisa berhaji. Usahanya menabung sejak 20 tahun lalu membuahkan hasil.

Usaha Kadar terbilang istimewa lantaran sehari-hari dirinya hanyalah membungkus tempe. Dikutip dari Tribunnews, Kamis (11/7/2019), keinginan ke Tanah Suci Mekkah itu telah dimulainya sejak krisis moneter, yakni sekitar 1999.

Selama 20 tahun, Kadar dibantu anak pertamanya, Pidin Bin Mukhibun. Pidin pun turut serta dalam melaksanakan ibadah wajib bagi umat Islam tersebut pada 2019 ini.

Pidin dan Kadar mendaftarkan diri untuk beribadah haji ke Kantor Kemenag Kabupaten Tegal pada 2013 dengan menyetor Rp 26 juta per orang. Mereka kemudian melunasi kekurangannya pada 2018 sebesar Rp 11 juta per orang, dan berangkat pada 2019 ini atau enam tahun setelah masuk antrean.

Pidin yang berprofesi sebagai petani itu mengaku sangat bangga pada ibunya. Kendati telah berusia lanjut, Kadar tetap berusaha bekerja sebagai pembungkus tempe, usaha milik anaknya yang terakhir, demi memenuhi keinginan naik haji.

“Anak-anaknya sudah sering memberitahu agar ibu istirahat saja, nggak usah bekerja. Biar saya dan anak-anak yang cari rezeki buat naik haji. Tapi, ibu tetap ingin kerja agar bisa ditabung berangkat haji. Alhamdulillah, mimpi itu akan jadi kenyataan tahun ini,” ujar Pidin yang merupakan anak sulung.

Pidin dan Kadar akan tergabung dalam rombongan Jamaah Haji Sapu Jagat yang berisikan lansia. Mereka masuk dalam kloter 95 dengan keberangkatan paling akhir. Nantinya, mereka akan dijemput langsung di kediamannya oleh pihak Kemenag untuk berangkat ke asrama haji. (IB24/E03)