Mengenang Benny Panjaitan, Tito Menjadi “Musafir”

Tak hanya diisi para penyanyi profesional, konser mengenang mendiang Benny Panjaitan juga diisi sejumlah pejabat pemerintah seperti Puan Maharani dan Tito Karnavian. Bagaimana keseruannya?

Mengenang Benny Panjaitan, Tito Menjadi “Musafir”
Jenderal Tito Karnavian di acara Benny Panjaitan (Kumparan.com/Alexander Vito)

Inibaru.id – Kisah panjang perjalanan bermusik mendiang Benny Panjaitan dirangkum dalam konser “In Memoriam Perjalanan Panjang Sang Legenda Benny Panjaitan Panbers” yang digelar di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki (TIM), Kamis (23/11/2017).

Dilansir dari Antaranews, Kamis (23/11), sejumlah figur pemerintahan di Tanah Air turut serta dalam kemeriahan tersebut, di antaranya Menko PMK Puan Maharani, Kapolri Tito Karnavian, Komisioner KPK Basaria Panjaitan dan Saut Situmorang, serta anggota DPR Junimart Girsang.

Bersama dengan mereka, acara yang digagas Trimedya Panjaitan ini juga akan dimeriahkan kehadiran Dian Piesesha, Nia Daniaty, Edo Kondologit, Joy Tobing, Hendri Lamiri, dan banyak musikus Indonesia lainnya.

Baca juga:
Festival Media di Solo Gaungkan Perlawanan terhadap Hoax
Denda 200 Persen Dihapus Sri Mulyani, Setoran Pajak Akan Naik?

Latihan

Menyanyi bukanlah keahlian Tito Karnavian. Namun begitu, dia terlihat begitu antusias saat dirinya diminta menyanyi dalam konser untuk mengenang mendiang dedengkot band legendaris Indonesia, Panjaitan Bersaudara (Panbers) tersebut.

Dilansir dari Liputan6.com, Kamis (23/11/2017), Tito sebelumnya direncanakan akan tampil di atas panggung dengan membawakan lagu populer Panbers yang bertajuk “Musafir”.

“Saya rencana mau (menyanyi) lagu ‘Terlambat Sudah’, tapi saya terlambat, lagunya sudah diambil oleh Mbak Puan (Puan Maharani). Ya, sudah, saya jadi Musafir saja," ujar Tito, Rabu (22/11).

Bagi Tito, adalah sebuah kebanggaan untuk bisa ikut bagian dalam konser mengenang Benny Panjaitan. Meski suaranya tak sebagus penyanyi profesional, dia berjanji akan memberikan penampilan terbaiknya di atas panggung.

Baca juga:
Polisi Zaman Old Tak Perlu Mengincar Bramacorah
Setahun 300 Orang Terseret Kasus Dana Desa

"Ini sekaligus memberi semangat seni yang beliau sudah sampaikan ke kita, kemudian kita teruskan agar lagunya bisa berkembang ke segala masa,” kata dia.

Tito mengatakan, agar penampilannya tidak mengecewakan, setiap hari dia mengaku berlatih dengan keras. Agar dia tampil dengan sempurna saat menyanyikan lagu “Musafir”, dirinya mengaku berlatih di “studio” utama.

"Ya, studio utama kamar mandi," canda Tito. (OS/SA)