Mengenal Autoimun, Penyakit Ashanty yang Rentan Diidap oleh Perempuan
Ashanty. (Instagram/@ashanty_ash)

Mengenal Autoimun, Penyakit Ashanty yang Rentan Diidap oleh Perempuan

Ashanty sempat mengunggah kondisinya yang mengalami gejala bentol-bentol parah akibat penyakit autoimun yang dideritanya. Penyakit ini juga rentan menyerang perempuan dibanding laki-laki.Sebenarnya, apa sih penyak it autoimun ini?

Inibaru.id - Ashanty, selebritas dan istri Anang Hermansyah didiagnosis mengidap autoimun. Dia sempat mengunggah poto bentol-bentol parah yang dialaminya ke media sosial. Diketahui hal ini merupakan salah satu gejala Autoimun. Sebenarnya, seperti apa sih penyakit autoimun yang diidap oleh Ashanty ini?

Kompas, Rabu (20/11/2019) menulis, Aurel Hermansyah menyebut bundanya harus menghindari banyak sekali makanan demi mencegah penyakit automin. Pantangan ini berupa tak boleh makan nasi dan makanan bertepung. Ashanty juga harus menghindari makanan tanpa bahan kimia buatan.

Ashanty yang masih dirawat di rumah sakit mengaku sudah melakukan endoskopi untuk memeriksa ususnya. Bahkan, dia juga harus menjalani biopsi atau diambil sedikit bagian ususnya demi pemeriksaan. Hanya saja, hasil dari pemeriksaan ini baru keluar sekitar dua atau tiga hari ke depan.

Menyerang Sel Tubuh Sehat

Pakar kesehatan menyebut autoimun sebagai masalah kesehatan yang membuat sistem kekebalan tubuh menyerang sel-sel atau organ tubuh yang berada dalam kondisi baik. Normalnya, sistem kekebalan tubuh yang akan menyerang bakteri, virus atau penyebab penyakit lainnya.

Pada penderita autoimun, sistem kekebalan tubuh menganggap sel-sel tubuh sehat sebagai sel tubuh yang asing dan berbahaya. Sehingga sistem kekebalan tubuh akan melepaskan protein (autoantibodi)  untuk menyerang  sel-sel tubuh yang sehat.

Hingga saat ini, belum jelas apa penyebab dari autoimun. Kaum perempuan pun cenderung lebih rentan terkena penyakit ini dibandingkan kaum pria dengan perbandingan 2:1. Perempuan di usia subur (15 sampai 44 tahun) pun punya resiko lebih besar terkena kondisi kesehatan yang satu ini.

Dalam beberapa kasus, penyakit autoimun seperti lupus atau multiple sclerosis bisa terjadi karena fakto genetik. Pakar kesehatan menduga, meningkatnya kasus ini disebabkan oleh faktor lingkungan seperti infeksi atau paparan bahan kimia.

Penyakit autoimun tidak bisa disembuhkan dengan perawatan, namun penderita dapat mengontrol respons imun yang terlalu aktif. Beberapa obat antiinflamasi bisa digunakan untuk perawatan autoimun.

Jangan panik, mengonsumsi makanan bergizi seimbang dan olah raga akan menjauhkanmu dari penyakit ini kok. Pastikan untuk menerapkan gaya hidup sehat ya, Millens? (IB09/E06)