Mengeja Ulang Kata ‘Sempurna’ di Hari Disabilitas Internasional

Mengeja
Ulang Kata ‘Sempurna’ di Hari Disabilitas Internasional
CEO Media Group Mohammad Mirdal Akib saat mengunjungi Panti Asuhan Cacat Ganda Al-Rifdah di Kota Semarang, 2 Desember 2020. (Inibaru.id/ Galih PL)

Kesempurnaan seseorang nggak ditentukan dari seberapa lengkap fisik kita, tapi seberapa banyak manfaat yang kita berikan untuk masyarakat dari apa yang kita miliki.

Inibaru.id – Nggak sedikit orang yang berpikir bahwa para penderita disabilitas adalah orang-orang yang nggak sempurna. Padahal, keterbatasan fisik bukanlah simbol dari ketidaksempurnaan, karena yang mengurangi kesempurnaan manusia adalah manfaat orang itu bagi masyarakat.

Inilah yang dikatakan CEO Media Group Mohammad Mirdal Akib saat mengunjungi Panti Asuhan Cacat Ganda Al-Rifdah di Kota Semarang, Rabu (2/12/2020). Panti Asuhan Al-Rifdah sengaja dipilih dalam rangka memeringati Hari Disabilitas Internasional yang jatuh pada 3 Desember.

Berbicara di hadapan para penyandang disabilitas multi itu, Mirdal mengungkapkan, produk gagal itu sebetulnya nggak ada. Tuhan menciptakan manusia dengan segala kesempurnaannya. Substansi kita untuk masyarakatlah yang menentukan kita disabilitas atau tidak.

“Disabilitas adalah kalau kita kerdil untuk masyarakat,” tegasnya.

Mirdal menambahkan, lengkap secara fisik, kalau nggak bisa memberikan manfaat, seseorang tetap saja disebut difabel.

Menurutnya, kebahagiaan terbesar seseorang adalah ketika kita bisa memberikan manfaat sebaik-baiknya bagi orang lain, dengan kondisi yang kita miliki. Inilah yang disebut bersyukur.

“Tidak perlu melihat apa yang kita nggak punya, tapi mensyukuri apa yang kita punya,” terangnya.

Bukan Mereka, tapi Kami

Penyerahan bantuan untuk penghuni dan pengasuh Panti Asuhan Cacat Ganda Al-Rifdah, Kota Semarang, Rabu (2/12/2020). Secara simbolis, bantuan diberikan CEO Media Group Mohammad Mirdal Akib. (Inibaru.id/ Galih PL)
Penyerahan bantuan untuk penghuni dan pengasuh Panti Asuhan Cacat Ganda Al-Rifdah, Kota Semarang, Rabu (2/12/2020). Secara simbolis, bantuan diberikan CEO Media Group Mohammad Mirdal Akib. (Inibaru.id/ Galih PL)

Pada kunjungan tersebut, Media Group menyerahkan sejumlah bantuan berupa uang tunai untuk para pengasuh dan anak-anak penyandang disabilitas. Secara simbolis, sumbangan diberikan kepada Sri Yuniarsi, salah seorang pengasuh Al-Rifdah.

Seusai penyerahan bantuan, Mirdal mengungkapkan, kunjungan ke panti atau lembaga sosial menjadi tradisi yang biasa dilakukan Media Group saat berkunjung ke luar kota. Dia menambahkan, kedatangan tersebut adalah pengingat untuk dirinya dan rombongan.

“Seolah terlihat, mereka membutuhkan kedatangan kami. Padahal, yang membutuhkan itu bukan mereka, tapi saya dan kawan-kawan,” akunya.

Oya, perlu kamu tahu, Panti Asuhan Cacat Ganda Al-Rifdah merupakan salah satu tempat penampungan bagi para penyandang disabilitas multi di Semarang yang didirikan oleh Rahma Faradila. Saat ini, penghuni panti tersebut berjumlah 35 orang, yang berasal dari Semarang, Salatiga, dan Blora. (IB04/E03)