Mengatasi Depresi dengan Psikoterapi

Mengatasi Depresi dengan Psikoterapi
Ilustrasi psikoterapi. (Shutterstock)

Depresi sering disalahartikan sebagai gangguan pikiran biasa sehingga nggak membutuhkan penanganan khusus. Padahal, jika dibiarkan berlarut-larut, hal ini bisa menimbulkan dampak negatif bagi penderitanya.

Inibaru.id – Depresi dapat dikatakan sebagai suatu kondisi ketika seseorang mengalami perubahan suasana hati sehingga merasa sedih dan hilang minat secara berkepanjangan. Situasi ini seringkali disalahartikan sebagai kondisi stres biasa.

Yap, meski depresi memang wajar dialami setiap orang, bukan berarti situasi ini dapat dibiarkan begitu saja. Jika dibiarkan berlarut-larut, depresi dapat berdampak buruk bagi penderitanya.

Si penderita dapat melakukan hal-hal yang merugikan dirinya sendiri, misalnya mengonsumsi alkohol atau obat-obatan terlarang. Dalam kondisi yang lebih akut, bukan nggak mungkin si penderita melukai dirinya sendiri hingga berusaha untuk bunuh diri. Duh!

Psikoterapi merupakan salah satu cara efektif untuk mengatasi depresi. (Shutterstock)

Untuk mengatasi hal tersebut, ada salah satu cara yang dianggap efektif, namanya psikoterapi. Metode ini membantu penderita untuk mengenali penyebab depresi serta mengubah pola pikir dan perilaku penderita terhadap penyebab depresi. Psikoterapi membantu memulihkan kondisi psikologis penderita yang merupakan salah satu sumber utama terjadinya depresi.

Laman Alodokter (20/5/2017) menulis, melalui psikoterapi, penderita depresi diajak untuk memulai gaya hidup sehat baik dari pola pikir maupun perilaku. Selain itu, si penderita juga akan dibantu dengan obat-obatan yang diberikan psikiater sesuai dengan kebutuhan.

Melalui psikoterapi, penderita depresi diajak untuk melakukan beragam hal positif di antaranya berlatih untuk memerangi setiap pikiran negatif menggunakan logika. Dengan begitu, dia diharapkan lebih bisa menghadapi masalah yang datang dengan tenang dan positif.

Olahraga merupakan salah satu terapi dalam psikoterapi. (Thinkstock)

Penderita depresi juga diajak untuk selalu berkomunikasi dengan keluarga dan teman dekat. Hal ini bertujuan untuk mengurangi rasa terisolasi yang merupakan salah satu penyebab depresi.

Ada pula aktivitas fisik yang akan penderita lakukan. Aktivitas fisik itu seperti melakukan olahraga ringan yang dapat meningkatkan hormon endorfin pemicu rasa senang dan semangat.

Dengan rutin melakukan hal-hal positif dari metode psikoterapi, sisi psikologis penderita depresi pun akan membaik dan dapat bangkit kembali dari keterpurukan. Oh iya, psikoterapi tentunya dilakukan dalam pengawasan psikolog ataupun psikiater ya, Millens.

Nah, kalau kamu sedang merasa depresi, cobalah datang ke psikolog. Bukan berarti kamu gila kok kalau datang ke psikolog. Daripada depresimu berlarut-larut, lebih baik atasi sejak dini. Semangat! (IB10/E04)