Alasan Seseorang Bisa Terjebak dalam Friend Zone

Alasan Seseorang Bisa Terjebak dalam <em>Friend Zone</em>
Ilustrasi terjebak dalam friendzone. (The Modern Man)

Ungkapan friend zone sudah sangat familiar di kalangan anak muda. Lantas, apa sih penyebab munculnya hubungan semacam itu?

Inibaru.id – Jatuh cinta itu memang nggak mengenal siapa, di mana, dan kapan ya, Millens. Bahkan, tanpa sadar cinta tumbuh di dalam hubungan persahabatan. Sayang, kerap kali cinta dalam persahabatan malah berujung friend zone alias bertepuk sebelah tangan.

Istilah friend zone biasanya mengacu pada situasi seorang individu dalam persahabatan yang lebih intens dan pengin jadi “lebih dari teman” dengan sahabat yang lain.

Menurut laman Psychologytoday (16/12/2011), friend zone dapat terjadi ketika seseorang membentuk hubungan dengan orang lain. Ada beberapa hal yang membuatnya menjadi terasa sangat spesial seperti kamu memberikan segala yang kamu punya, cara dia memperlakukanmu sesuai dengan harapan, dan seberapa tinggi tingkat ketergantunganmu dengan dia. Ketiga hal inilah yang memengaruhimu untuk terjebak dalam friend zone. 

Kamu sadar kalau tertarik dengannya. Namun, di satu sisi, kamu juga masih pengin menjaga persahabatan. Itulah yang membuat seseorang dilema, terkadang sampai frustrasi.

Hubungan friend zone dapat dicontohkan sebagai berikut. A berteman dengan B cukup dekat, mereka adalah sepasang laki-laki dan perempuan yang bersahabat. A menaruh perhatian lebih dengan B, menjadikan pertemanan dengan B sangat spesial. Dia memberikan segalanya untuk B dan selalu mencari B di setiap masalahnya. Namun, B hanya menganggap A sebagai teman dan menjaga jarak lebih itu untuk menghargai persahabatan. Oleh karena itu, A pun terjebak di "zona teman".

Duh, nyesek sih. Sobat Millens pernah nggak sih berada dalam friend zone ini? (IB07/E04)