Mengapa Banyak Suami Ikut Ngidam Saat Istri Hamil?

Mengapa Banyak Suami Ikut Ngidam Saat Istri Hamil?
Suami ikut ngidam saat istri hamil. Ternyata disebabkan oleh faktor medis, lo. (Flickr/Mon Petit Chou Photography)

Suami ikut ngidam saat istri hamil? Ternyata hal ini wajar terjadi. Kondisi ini juga nggak terkait sama sekali dengan hal mistis, lo. Ada kok penjelasannya dari sisi medis. Penasaran?

Inibaru.id – Ibu hamil ngidam itu hal yang wajar. Namun, kamu pasti pernah deh mendengar kalau ada suami yang ikut ngidam saat istri hamil. Banyak orang yang pasti penasaran apa ya penyebab dari hal ini. Maklum, kan sang suami juga nggak ikutan mengandung.

Ngidam itu nggak melulu pengin makan apa, Millens. Ada yang ingin melihat sesuatu, atau memiliki keinginan apa yang harus dituruti. Meski terkadang orang yang ngidam ingin menahan diri, biasanya ada orang atau keluarga yang menyarankannya untuk menuruti keinginan demi membuat sang adik bayi di dalam kandungan puas.

Nah, kalau suaminya ngidam, yang puas siapa dong? Nah, daripada kamu semakin bingung, simak dulu yuk penyebab mengapa suami juga bisa ikut-ikutan ngidam saat pasangannya sedang hamil.

Percaya nggak percaya, suami ikut ngidam ini nggak ada kaitannya dengan hal mistis. Justru, hal ini malah terkait dengan masalah medis lo. Dalam dunia kesehatan, sebutannya adalah Sindrom Couvade, Millens.

Gejala dari sindrom ini mirip dengan yang dialami ibu hamil beneran. Sang suami bisa saja mengalami kenaikan berat badan, merasakan mual-mual, susah tidur, gangguan suasana hati, hingga ingin mengonsumsi makanan-makanan yang jarang dia rasakan setiap hari. Yang menarik, ada lo suami yang sampai ikut-ikutan mengalami nyeri perut layaknya ibu yang mau melahirkan.

Sindrom ini bisa berlangsung berapa lama? Setiap orang bakal mengalaminya dalam durasi yang berbeda, Millens. ada yang cuma sebentar, namun ada juga yang bahkan sampai mengalaminya hingga istrinya melahirkan.

Semakin tinggi perasaan suami ke istri yang hamil, kemungkinan suami ngidam semakin besar. (Flickr/

freestocks.org)
Semakin tinggi perasaan suami ke istri yang hamil, kemungkinan suami ngidam semakin besar. (Flickr/ freestocks.org)

Meski begitu, pakar kesehatan menyebut sindrom ini lebih sering terjadi saat sang istri mulai memasuki trimester pertama kehamilan atau trimester terakhir kehamilan. Kalau di trimester pertama, banyak suami yang ikut stres melihat perubahan fisik dan psikis istrinya. Mereka ikut khawatir sehingga mengalaminya. Nah, di trimester kedua, mereka sudah mulai terbiasa dengan perubahan ini sehingga nggak mengalaminya.

Kalau di trimester terakhir atau ketiga, mereka khawatir karena sang istri akan melahirkan. Mereka ingin mempersiapkan sebaik mungkin. Nah, rasa kekhawatiran inilah yang membuat mereka jadi terpengaruh psikisnya dan seperti ikut ngindam.

Kamu tahu nggak, suami yang ikut ngidam justru menandakan kalau perasaannya terhadap sang istri sangatlah dalam. Mereka memiliki empati yang sangat tinggi hingga ikut khawatir dengan kondisi sang istri. Yang menarik, kondisi ini biasanya jarang ditunjukkan di depan istrinya, namun terjadi di luar rumah. Maklum, mereka nggak mau bikin istrinya yang sedang hamil ikut-ikutan khawatir.

Yang menarik, sebenarnya sindrom ikut-ikutan ngidam ini nggak hanya dialami suami, lo. Bisa jadi anggota keluarga lain ikut merasakannya. Apalagi jika sang ibu hamil baru kali pertama mengalaminya dan dia sangatlah disayang keluarga.

Hm, kamu pernah melihat suami yang ngidam saat istrinya hamil, nggak, nih? (Hip/IB09/E05)