Temukan Kelemahan Google, Remaja Ini Dapat Hadiah Rp 500 Juta

Ezequiel Pereira sudah lima kali mendapatkan hadiah dari Google karena menemukan bug di sistem keamanan Google. Baru-baru ini, dia mendapat hadiah sebesar Rp 500 juta.

Temukan Kelemahan Google, Remaja Ini Dapat Hadiah Rp 500 Juta
Ezequiel Pereira, remaja asal Uruguay pemburu bug di Google. (Cnbc.com)

Inibaru.id – Remaja asal Montevideo, Uruguay bernama Ezequiel Pereira mendapatkan hadiah sebesar 36 ribu dolar AS atau sekitar Rp 504 juta dari Google setelah menemukan celah keamanan (bug) pada sistem internal salah satu mesin pencari terbesar di dunia ini. Nggak hanya sekali, remaja berusia 17 tahun itu sudah lima kali menemukan celah keamanan di Google.

Kompas.com, Senin (28/5/2018), menulis, saat kali pertama menemukan celah keamanan di Google, Pereira mendapat hadiah sebesar 500 dolar AS atau sekitar Rp 7 juta. Hal itu membuatnya bersemangat untuk mencari celah keamanan lebih banyak.

“Semenjak aku menemukan bug dengan cepat dan menghasilkan 500 dolar AS, aku semakin bersemangat untuk mencari bug lainnya,” ucapnya.

Juni 2017 lalu, Pereira juga menemukan bug di sistem keamanan Google dan mendapat ganjaran 10 ribu dolar AS atau sekitar Rp 140 juta.  Pada awal 2018, Pereira kembali menemukan bug Remote Command Execution yang ada di bagian non-production environments di Google App Engine. Google pun langsung mengajak Pereira berdiskusi tentang bug tersebut untuk mengetahui bagaimana cara menemukan dan mencari solusi untuk mengatasinya.

Google memang sengaja memberi hadiah dalam jumlah besar bagi para hacker baik seperti Pereira untuk menemukan bug pada program mereka alih-alih mencari bantuan kepada pihak berwenang. Bagi mereka, cara ini lebih efektif untuk memperbaiki sistem yang mereka bangun.

Kisah Hidup Pereira

Pereira  sudah dekat dengan dunia pemrograman setelah mulai mempelajarinya di usia 11 tahun. Dia kemudian mengasah ilmunya secara autodidak. Selain itu, Pereira juga belajar dari beberapa kontes coding, termasuk kontes yang membuatnya memenangi hadiah berkeliling ke markas Google di California.

Hadiah uang yang didapat Pereira akan dipakai untuk membiayai pendidikannya dan mewujudkan cita-citanya mendapatkan gelar master di bidang keamanan komputer. Pereira sebenarnya pengin mendapat beasiswa kuliah di universitas Amerika Serikat. Sayang, tidak ada satu pun universitas yang mau menerimanya sehingga dia pun memilih untuk kuliah di salah satu universitas di Montevideo, Uruguay.

Selain menggunakan uang tersebut untuk biaya kuliah, Pereira juga memakai uang itu untuk membantu kondisi ekonomi keluarga.

Hingga saat ini, Pereira hanya mengirimkan penemuan bug-nya ke program bug county milik Google. Namun, karena dia sering menemukan celah keamanan, beberapa perusahaan teknologi dan video game mulai menawarkan kesempatan bagi Pereira untuk bekerja dengan mereka.

Wah, lumayan juga ya hadiahnya. Hayo, ada yang pengin berburu celah keamanan seperti Pareira nggak nih? (IB09/E04)