Mending Ngekos, Ngontrak Rumah, atau Sewa Apartemen, Millens?

Mending Ngekos, Ngontrak Rumah, atau Sewa Apartemen, Millens?
Ilustrasi: Sebaiknya ngekos, ngontrak rumah, atau sewa apartemen di kota besar. (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)

Generasi muda nggak mudah membeli atau membangun rumah sendiri karena gajinya yang cenderung masih segitu-gitu saja. Kalau sudah begini, sebaiknya ngekos, ngontrak rumah, atau sewa apartemen saja ya?

Inibaru.id – Generasi muda Indonesia bisa dikatakan kesulitan untuk membeli atau membangun rumah. Hal ini disebabkan oleh banyak faktor. Nah, demi mendapatkan hunian, apakah lebih baik ngekos, ngontrak rumah, atau sewa apartemen saja, ya?

Tahu nggak berapa besar rata-rata gaji bulanan orang Indonesia? Kalau menurut Badan Pusat Statistik yang mengeluarkan laporan Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) 2020, rata-rata orang Indonesia hanya mendapatkan Rp 2,92 juta saja per bulan.

“Rata-rata gaji pegawai Rp 2,92 juta per bulan. Jakarta sama Riau yang di atas Rp 4 juta,” ucap Peneliti Institut for Development of Economics and Finance (INDEF) Bhima Yudhistira, Senin (15/2/2021).

Gaji itu cenderung sudah banyak dihabiskan untuk kebutuhan sehari-hari. Alhasil, tentu sangat sulit bagi generasi muda Indonesia membeli atau membangun rumah yang bisa membutuhkan biaya lebih dari 100 juta Rupiah.

Lantas, jika memang menyewa adalah pilihan paling logis, mana yang lebih baik dari ngekos, ngontrak rumah, atau menyewa apartemen? Nah, hal ini ternyata harus dipertimbangkan dengan sejumlah faktor. Berikut adalah penjelasannya.

Perhatikan Status Kamu

Status yang dimaksud adalah apakah kamu sudah berkeluarga, masih hidup sendiri, atau sebenarnya belum menikah namun memiliki tanggungan. Kalau hanya sendirian, ngekos yang biasanya lebih murah bisa jadi pilihan. Namun, kalau sudah menikah atau masih ada tanggungan keluarga, mengontrak rumah bisa kamu ambil agar bisa mencicil perabotan rumah tangga dulu sebelum mendapatkan rumah impian.

Jadi anak kos sering dipilih mereka yang masih single. (Inibaru.id/Audrian F)
Jadi anak kos sering dipilih mereka yang masih single. (Inibaru.id/Audrian F)

Perhatikan di Mana Kamu Tinggal atau Bekerja

Pastikan tempat tinggalmu dekat dengan tempat lokasi kerja. Mau kos, mengontrak atau menyewa apartemen, yang penting kamu bisa mengakses tempat kerja dengan mudah.

Hal ini bisa jadi akan membuatmu lebih berhemat daripada harus terus-menerus menjadi komuter dan pada akhirnya “tua” di jalan.

Perhatikan Lingkungan

Kalau masih single, biasanya faktor lingkungan nggak perlu dipikirkan ya. Asalkan ada kos-kosan nyaman dan murah, sudah cukup. Namun, kalau sudah berkeluarga, tentu harus memperhatikan lingkungannya.

Sebagai contoh, anak-anak membutuhkan tempat bermain yang aman. Kalau ada orang tua, tentu membutuhkan lingkungan yang cenderung aman dan akses kesehatan yang mudah. Hal ini bisa jadi kamu pertimbangkan untuk memilih untuk mengontrak rumah atau menyewa apartemen.

Perhatikan Dana yang Kamu Miliki

Kalau memang gaji bulanan belum mencukupi, jangan memaksakan diri menyewa hunian yang mahal. Sebagai contoh, banyak kok keluarga yang pada akhirnya tinggal di kos-kosan berharga murah. Jika mengontrak rumah bisa menghemat biaya lebih banyak, hal ini juga bisa jadi pilihan.

Jadi, sudah memutuskan mau kos, mengontrak rumah, atau menyewa apartemen, Millens? (Buz/IB09/E05)