Mendikbud Sebut Masyarakat Indonesia Masih Tunamedia Sosial

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan menyebut Indonesia saat ini sedang dilanda fenomena tunamedia sosial. Apa itu tunamedia sosial?

Mendikbud Sebut Masyarakat Indonesia Masih Tunamedia Sosial
Menteri Pendidikan dan Budaya Muhajir Effendy. (Times Indonesia)

Inibaru.id – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Muhadjir Effendy mengatakan warga Indonesia saat ini sedang dilanda tunamedia sosial. Menurut Muhadjir, banyak orang yang akrab dengan teknologi tapi melupakan etika bermedia sosial.

Istilah tunamedia sosial ini sebenarnya hampir sama dengan literasi digital yang digaungkan pemerintah. Di zaman yang serbadigital ini, literasi tersebut penting bagi semua orang.

“Lagipula, literasi nasional saat ini sudah diperluas. Tak melulu soal baca dan tulis saja. Ada juga literasi finansial, budaya, sains, dan digital sehingga mereka pada akhirnya dapat berkontribusi dalam bidang yang bermanfaat,” kata Muhajir saat hadir pada Gebyar Pendidikan dan Kebudayaan 2019 di Alun-Alun Cianjur seperti dilansir Kompas, Minggu (24/3/2019).

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Cianjur, Asep Saepurohman, mengatakan, upaya pengembangan literasi harus diimbangi dengan kompetensi, kreatif, dan berfikir kritis.

“Apalagi pada era seperti sekarang ini, masyarakat harus menguasai berbagai hal dalam kesehariannya. Karena itu, pegiat literasi, guru, pengajar, dan mahasiswa harus mau dan mampu mengembangkan literasi agar terus tumbuh dan berkembang,” imbuh Asep.

Yap, masyarakat sekarang memang sudah pandai mengoperasikan teknologi terutama gawai. Bakal sayang kalau kemampuan itu nggak diimbangi dengan etika, Millens. So, yuk kembangkan literasimu supaya lebih bijak dalam bersosial media. (IB24/E04)