Menangkap Budaya Indonesia Lewat Bidikan Lensa

Menangkap Budaya Indonesia Lewat Bidikan Lensa
Juara 1 menggambarkan dua penari. (Doc. Kedaton)

Tetap produktif bisa dilakukan dengan berbagai cara. Salah satunya dengan mengikuti berbagai lomba fotografi virtual. dari rumah. Nah, mahasiswa komunikasi Udinus mengadakan lomba fotografi bertemakan "Pesona Budaya Indonesia dalam Lensa".

Inibaru.id - Sudah nggak zaman gabut karena di rumah aja. Ada banyak kegiatan yang bisa dilakukan dan tentunya berfaedah. Seperti yang dilakukan Mahasiswa Komunikasi Universitas Dian Nuswantoro ini.

Bekerja sama dengan Inkubator Seni dan Budaya (Inakriya), mereka menggelar lomba bertajuk “Virtual Fotografi Pesona Budaya Dalam Lensa”. Acara tersebut termasuk ke dalam perhelatan Komunikasi, Edukasi Budaya, dan Teknologi Nusantara (Kedaton) yang dilaksanakan setiap tahun. Nah, tema tahun ini disesuaikan dengan kondisi. Jadilah acara tersebut dilaksanakan secara daring.

Juara utama lomba virtual fotografi. (Doc. Kedaton)<br>
Juara utama lomba virtual fotografi. (Doc. Kedaton)

Shyfa Nur Afifah, ketua acara Kedaton membeberkan kalau tahun ini acara terdiri dari webinar dan  lomba fotografi. Kebudayaan memang menjadi concern dalam acara ini.

“Tujuannya untuk menyelaraskan budaya dan perkembangan teknologi,” ujarnya pada Senin (15/6).

Mengabadikan momen kebudayaan melalui fotografi juga dibekali dengan pemaparan budaya secara literer. Salah satu caranya adalah dengan menggelar webinar berupa talkshow tentang mengembangkan dan merawat budaya Nusantara.

Acara ini diisi oleh narasumber keren, lo. Ada Arif Setyawan (Penulis Wayang Kapsul), Grace Surya (Chief Growth Official of Kolase.com), Adin (Hysteria) hingga Ganjar Pranowo (Gubernur Jawa Tengah). Seru kan?

Virtual fotografi Budaya Dalam Lensa. (Doc. Kedaton)<br>
Virtual fotografi Budaya Dalam Lensa. (Doc. Kedaton)

Peserta yang mengikuti lomba ini diharuskan dapat menerjemahkan nilai-nilai budaya Indonesia ke dalam sebuah foto. Kata Shyfa, sebagian besar foto yang diunggah berasal dari kebudayaan lokal di sekitar tempat tinggal mereka.

Selain itu Shyfa menyebut kalau perlombaan ini juga sebagai wadah bagi penggemar fotografi untuk menunjukkan karya-karyanya selama bertahan di rumah saja. Sebagian foto yang dikirim adalah kebiasaan baru yang akhirnya menjadi bagian kebudayaan.

“Terutama kemarin waktu Lebaran, mereka menunjukkan tradisi Idulfitri di tengah pandemi,” tambahnya.

Juara kedua menampilkan seseorang yang sedang meniup obor dalam suatu acara tradisi. (Doc. Kedaton)
Juara kedua menampilkan seseorang yang sedang meniup obor dalam suatu acara tradisi. (Doc. Kedaton)

O ya, para pemenang lomba ini sudah diumumkannya pada 15 Juni 2020. Saking kerennya, kata Shyfa, juri sempat kesulitan menentukan juaranya. Wah, wah.

Kalau penasaran dengan karya-karya yang menang, kamu bisa menyaksikannya pada pameran Juli nanti jika keadaan sudah memungkinkan ya.

“Kedaton series ini belum selesai nanti ada pameran foto sebagai bentuk apresiasi,” katanya.

Gimana, kamu pengin tahu nggak seperti apa para pemenang "menangkap" budaya ke dalam lensa?  (Audrian F/E05)