Memutuskan Pensiun, Ini Fakta-fakta Unik Tentang Jorge Lorenzo
Lorenzo saat berhasil menjadi yang terdepan di GP Austin. (Yamaha Moto GP)

Memutuskan Pensiun, Ini Fakta-fakta Unik Tentang Jorge Lorenzo

Pembalap Jorge Lorenzo mengumumkan akan pensiun dari MotoGP, tempatnya menjalani karier . Dalam perjalanan kariernya, Lorenzo memberikan warna tersendiri dalam dunia balap motor. Apa saja yang terkenang dari pembalap satu ini?

Inibaru.id - Pembalap internasional Jorge Lorenzo Guerrero atau yang tenar dengan nama Lorenzo memutuskan untuk pensiun dari kariernya di MotoGP. Keputusan diambil pembalap berusia 32 tahun itu pada akhir pekan ini menjelang MotoGP Valencia 2019. Kabar tersebut membuat para penggemar motor balap terkejut. Pasalnya Lorenzo adalah pembalap nomor wahid yang kerap keluar sebagai juara dunia MotoGP.

Lebih lanjut, berikut fakta-fakta unik terkait Lorenzo.

Memutuskan Pensiun Karena Performa Nggak Maksimal

Jorge Lorenzo siap membalap di MotoGP Thailadn dan berharap bisa mencatat hasil yang bagus

Lorenzo pensiun karena performa nggak maksimal. (Twitter/box_repsol)

Melansir Motorplus-online, Kamis (14/11/2019), Lorenzo memutuskan pensiun setelah performanya turun dan kurang maksimal saat pindah ke ke tim Repsol Honda. Carmelo Epelata, direktur Dorna promotor balapan MotoGP juga menganjurkan Lorenzo untuk pensiun dari ajang balap yang membesarkan namanya itu.

Repsol Honda akan mengumumkan pengganti Lorenzo jika dia benar-benar mengundurkan diri. Nama Johann Zarco dikabarkan menjadi sosok paling kuat yang akan menggantikan Lorenzo.

Memulai Karier Sejak Usia 15 Tahun dengan Total Juara Dunia Sebanyak Lima Kali

Mendominasi, Jorge Lorenzo Menang Balapan di Sirkuit Mugello

Ekspresi Lorenzo saat memenangkan kejuaraan. (Wowkeren)

Menilik rekam jejak prestasi Lorenzo, dia memulai karier membalapnya sejak usia 15 tahun pada 2002 di kelas 125cc. Lalu naik ke kelas 250cc pada musim 2005 dan di musim tahun berikutnya memenangkan juara dunia.

Pada tahun 2006 dan 2007 Lorenzo telah dua kali menjuarai MotoGP kelas GP250 dengan mengendarai motor Aprilia RS250. Kemudian pada tahun 2010, 2012, dan 2015 dia juga menjuarai kelas MotoGP bersama Yamaha YZR-M1.  Total ada lima gelar juara dunia yang diraihnya.

Sempat Berpindah-pindah Tim, dari Yamaha, Ducati, hingga Honda

Jorge Lorenzo

Lorenzo saat di Repsol Honda. (AFP/Jose Jordan)

Pada tahun 2017 usai sukses bersama Yamaha, Lorenzo memutuskan untuk pindah ke Ducati. Namun kepindahannya ini membuahkan hasil yang kurang sukses. Dia terbiasa mengendalikan motor Yamaha YZR-M1, ketika naik Ducati Desmosedici GP17 Lorenzo kurang bisa berlari kencang.

Sempat kecewa di Ducati, pria kelahiran Palma de Mallorva, 4 Mei 1987 akhirnya hengkang dan pindah ke Repsol Honda. Di tempatnya yang baru pun ternyata kariernya kurang menunjukkan hasil yang memuaskan. Hingga akhirnnya laki-laki yang telah menjalani karier profesional balap motor selama 11 tahun tersebut memutuskan untuk pensiun tahun ini.

Selebrasi Kemenangan yang Nggak Biasa dan Jadi Inspirasi Karakter Game

Selebrasi unik khas Lorenzo saat dia memakai kostum astronot. (MotoGP)

Lorenzo ternyata dikenal memiliki selera humor yang tinggi ketika merayakan kemenangannya. Dia pernah berkostum sebagai astronot, pegolf, bahkan membawa maskot Super Mario Bros gim produksi Nintendo. Lorenzo juga memberi inspirasi video game Halo: Reach, hingga disponsori pula oleh game Call of Duty, game Ghost and Advanced Warefare.

Menjadi Kawan Sekaligus Lawan Valentino Rossi
Rossi Berharap Lorenzo Jadi Pebalap Tes Yamaha di MotoGP

Lorenzo (kiri) berdialog dengan Rossi (kanan). (AFP/Karim Jaafar)

Di tim Yamaha, Valentino Rossi merupakan senior Lorenzo. Pada tahun 2010, kedua pembalap ini melalui rivalitas yang sengit lewat ajang juara dunia MotoGP yang dimenangkan Lorenzo. Pada musim 2015, di Sepang, Malaysia, keduanya sempat berseteru setelah Rossi menuduh Marc Marquez bersekongkol dalam memuluskan jalan Lorenzo menjadi juara dunia. Insiden ini menyebabkan Lorenzo pindah ke Ducati pada 2016.

Unik juga ya pembalap satu ini, Millens. Sayang banget ya harus pensiun dini. (MG26/E06)

Tags : #Lorenzo #MotoGP