Memilih Partner Bisnis untuk Bikin Startup Itu Mudah Asal…

Perusahaan rintisan atau startup memang tengah menjadi tren. Nggak sedikit anak muda yang berlomba-lomba meraih "kejayaan" dengan membangun startup. Namun, sebelum memulai usaha, memilih rekan bisnis yang searah kerap menjadi perkara yang nggak mudah. Sebelum menentukan siapa orangnya, pahami dulu kriteria apa saja yang kamu butuhkan untuk menjalankan startupmu, yuk!

Memilih Partner Bisnis untuk Bikin Startup Itu Mudah Asal…
Partner bisnis dengan visi dan misi yang sama memudahkanmu mengembangkan perusahaan. (theinnovationscout.com)

Inibaru.id – Beberapa tahun ini, perusahaan rintisan atau startup semakin tumbuh subur di Indonesia. Nggak sedikit anak muda yang memutuskan keluar dari pekerjaan mereka untuk membangun perusahaan sendiri. Namun, memulai usaha apapun memang nggak selalu mudah. Mulai dari keterbatasan dana hingga Sumber Daya Manusia (SDM) yang mumpuni menjadi tantangan-tantangan yang perlu ditaklukkan para pebisnis ini. Untuk menaklukkan tantangan-tantangan tersebut, pendiri startup atau founder membutuhkan rekan bisnis yang andal. Rekan bisnis yang disebut Co-Founder inilah yang membantu Founder mengambil setiap keputusan penting.

Nah, kalau kamu sedang bingung menentukan partner seperti apa yang kamu butuhkan, beberapa hal ini mungkin bisa menjadi pertimbanganmu. Apa saja ya?

Punya Visi dan Misi yang Sama

Punya renjana, tujuan, prinsip, motivasi, dan ekspektasi yang sama adalah beberapa kriteria penting dalam memilih rekan bisnis. Ini memudahkan kalian untuk beriringan dalam menentukan mau ke arah mana perusahaan dijalankan. Kalau kamu dan rekan bisnismu sudah nggak sejalan dalam banyak hal, tentu akan sulit bagi kalian untuk bekerja sama. Yang nggak kalah penting, perhatikan pula apakah rekan bisnismu punya prinsip yang sama denganmu. Dengan memperbanyak berdiskusi, kamu bisa menilai apakah dia layak menjadi bagian dari perusahaanmu atau nggak.

Memahami Kekuatan Rekan Bisnis

Kalau kamu sudah menyadari kekuranganmu dalam menjalankan bisnis, carilah rekan yang mampu mengisi kekuranganmu itu. Pahami pula kekuatan yang dimiliki rekanmu. Dengan memahami kekuatan rekanmu, kamu jadi tahu dalam hal apa saja dia bisa diandalkan. Semakin banyak rekan bisnis dalam sebuah perusahaan, semakin tinggi pula risiko perpecahan. Kalau kamu lebih nyaman menjalankan perusahaan dengan dua founder, bukan juga tanpa risiko. Secara finansial, kalian bisa saja mengalami untung dan rugi dalam jumlah besar.

Pernah Kerja Bersama

Sebelum memilih rekan, kamu perlu memastikan seperti apa karakter rekanmu. Kalau kamu pernah bekerja sama dengan dia, apakah dia memberi kesan yang baik? Apakah dia orang yang bertanggung jawab? Apakah dia cakap dalam bidang yang digelutinya? Hal ini penting untuk kamu perhatikan. Semakin banyak hal yang membuat kalian cocok, semakin mudah pula menjalankan bisnis bersama.

Sudah bisa menentukan siapa yang pantas jadi rekan bisnismu dengan kriteria-kriteria tersebut? Yang perlu diingat, meski kalian sudah cocok sebagai teman sekalipun, tetap bersikap profesional di lingkungan kerja ya. Dengan mengetahui porsi peran masing-masing, ini juga membuat orang lebih disiplin dalam menjalankan kewajibannya. Kamu sepakat, kan? (IB15/E05)