Alasan-Alasan Ini Bisa Mendorongmu Melakukan Impulsive Buying

Alasan-Alasan Ini Bisa Mendorongmu Melakukan <em>Impulsive Buying</em>
Alasan seseorang membeli barang secara impulsif. (Gudanghobi)

Niat awal sih cuma mau nemenin teman belanja, eh tapi malah kepincut beli banyak belanjaan. Kalau kamu pernah mengalami hal ini, berarti kamu terjangkit impulsive buying, Millens.

Inibaru.id – Beragam promo seperti diskon, obral, atau cuci gudang memang sangat menggoda pembeli. Sekalipun lagi nggak butuh, tetap saja ada yang mampir membeli barang hanya karena harganya yang miring. Sobat Millens pernah mengalaminya?

Hal seperti ini sering disebut pembelian impulsif atau impulsive buying. Secara nggak terencana, kamu mengambil keputusan untuk membeli produk atau memakai jasa terterntu. Alhasil, barang-barang pokok yang semestinya kamu beli harus ditunda pembeliannya karena uangmu kadung habis akibat impulsive buying.

Berdasarkan sebuah penelitian, emosi dan perasaan diduga memiliki peran penting dalam perilaku ini seperti ditulis laman Finansialku (27/9/2013). Informasi yang didapat saat melihat produk-produk atau pesan-pesan promosi akan masuk ke otak atau top of mind.

Ada sejumlah alasan mengapa seseorang melakukan pembelian secara tiba-tiba.  Ketiga alasan berikut yang paling sering ditemui.

Orang itu Memang Gemar Berbelanja

Pernah dengar istilah shopaholic? Sikap seseorang yang gila berbelanja itu bisa jadi alasan mengapa seseorang melakukan impulsive buying. Hal ini biasanya terjadi karena “balas dendam”. Salah satu contoh, dia menginginkan barang tapi uangnya belum cukup. Nah, nantinya saat punya uang, dia akan membeli barang-barang yang dulu belum terbeli.

Terlena dengan Pikiran “Sayang” atau “Takut Rugi”

Saat ada diskon besar-besaran, sebagian orang akan langsung membeli barang diskonan itu. Pikiran seperti “Sayang kalau nggak dibeli” atau “Takut rugi kalau nggak beli sekarang” pasti berkecamuk di dalam benak mereka. Hal ini rupanya sesuai dengan otak manusia yang bersifat konservatif dan mencari aman. Karena itu, mereka cenderung langsung membeli barang bila ada diskon besar-besaran.

Pengetahuan dan Perencanaan yang Kurang

Orang-orang yang hanya berpikir jangka pendek biasanya sering melakukan impulsive buying. Beberapa orang berpikir untuk bersenang-senang hari ini sehingga apapun yang menarik perhatiannya akan dibeli. Mereka pun akhirnya menjadi sangat konsumtif.

Wah, kalau sebentar-sebentar beli barang yang nggak benar-benar dibutuhkan, bisa berabe tuh keuangannya. Kamu termasuk sering belanja secara tiba-tiba seperti itu atau nggak, Millens? (IB24/E04)