Membaca di Tempat Redup Bisa Rusak Mata, Mitos atau Fakta?

Membaca di Tempat Redup Bisa Rusak Mata, Mitos atau Fakta?
Benarkah membaca di tempat redup dapat merusak mata? (Pixabay/Julio_55)

Ketika mata mengalami minus, satu hal yang diyakini menjadi sebabnya adalah membaca di tempat redup. Tapi, benarkah cahaya redup membuat mata rusak? 

Inibaru.id - Mata merupakan salah satu organ tubuh manusia yang penting. Dengan mata, orang dapat melihat segala sesuatu di sekitar kita. Ukuran mata kecil dan sangat sensitif dengan debu, kotoran, cairan, maupun cahaya.

Karena itulah, mata harus dijaga dengan baik. Ngomong-ngomong soal mata, ternyata ada banyak mitos dan fakta yang beredar. Salah satunya yang paling sering kita dengar adalah jika membaca di tempat redup bisa merusak mata. Lalu, apa lagi fakta dan mitos seputar kesehatan mata yang perlu diketahui?

Mitos dan Fakta

1. Melepas kacamata dapat mengistirahatkan mata

Kalau kamu mengenakan kacamata untuk membantu melihat, mungkin informasi ini nggak asing. Ternyata hal ini tergolong fakta. Seseorang membutuhkan alat bantu untuk melihat seperti kacamata atau lensa kontak. Nah, alat-alat tersebut sebaiknya dipergunakan sesuai dengan kebutuhan si pemakai.

Segera lepas lensa kontak setelah membaca. (Freepik)
Segera lepas lensa kontak setelah membaca. (Freepik)

Tanpa alat bantu, seseorang yang mengalami rabun jauh akan mengalami kesulitan membaca tulisan yang jauh jaraknya. Mata minus akan mudah lelah. Nggak masalah jika melepaskan kacamata setelah selesai membaca.

Memakai kacamata sesuai kebutuhan nggak akan menambah kerusakan penglihatan. Jadi jangan khawatir.

2. Membaca dengan cahaya redup merusak mata

Pasti klaim mengenai bahaya membaca di tempat redup telah sering kamu dengar. Ternyata hal ini hanya mitos menurut Harvard Health Publishing.

Jadi, menurut laman tersebut, cahaya redup nggak secara langsung berpengaruh pada penglihatan mata. Tapi, bukan berarti sekarang kamu bisa seenaknya membaca di tempat redup ya. Cahaya redup dapat membuat mata cepat lelah.

Posisi paling baik untuk membaca adalah dengan mengarahkan cahaya lampu baca ke arah buku. Kamu dapat mengaturnya dengan membaca memakai lampu belajar. Jadi, lebih baik cahaya lampu nggak berasal dari atas bahu. Sebab, cahaya yang berasal dari bahu akan menjadi silau dan membuat tulisan sulit dibaca.

3. Membaca di tempat redup menurunkan kemampuan mengingat

Membaca di tempat minim cahaya juga memiliki dampak lainnya yang mungkin nggak kamu sangka yaitu menurunkan kemampuan mengingat. Jadi, ketika cahaya redup, zat neutropika menjadi berkurang. Zat ini berasal dari otak yang membantu menjaga neuron di hippocampus.

Sebagai informasi, bagian ini berfungsi untuk membantu mengingat. Kalau keberadaannya berkurang, kemampuan mengingat juga ikut berkurang.

Jadi sudah jelas ya, Millens, akibat yang sebenarnya kenapa nggak baik membaca di tempat redup? (Bob/IB21/E03)