Mananti Observatorium Baru di Gunung Timau

Masyarakat Kupang akan segera mendapatkan pengalaman baru mengamati angkasa. Pada 2020, pembangunan Observatorium Nasional Timau diperkirakan bakal selesai. Seperti apa?

Mananti Observatorium Baru di Gunung Timau
Denah pembangunan Observatorium Nasional Timau. (Infoastronomy.org)

Inibaru - Untuk kamu pencinta astronomi yang tinggal di Kupang dan sekitarnya, kabar ini tentu bakal menarik buatmu. Institut Teknik Bandung, Universitas Nusa Cendana Kupang, Pemprov NTT, dan Pemkab Kupang saat ini tengah bekerja sama membangun observatorium bernama Observatorium Nasional Timau. Proyek ini rencana akan rampung pada 2020 mendatang.

Yang menarik, observatorium yang dibangun di Gunung Timau, Kecamatan Amfoang, Kupang, NTT, ini konon bakal menjadi yang terbesar di Asia Tenggara, lo, Millens. Dibangun di atas area seluas 30,25 hektare, Observatoriun Nasional Timau bakal dilengkapi dengan lensa 3,8 meter.

Observatorium adalah lokasi dengan perlengkapan astronomi yang diletakkan secara permanen agar dapat melihat langit dan peristiwa yang berhubungan dengan angkasa. Selama ini penelitian antariksa berpusat di Observatorium Boscha, Lembang, Bandung. Namun, karena ancaman polusi cahaya di Bandung kian meningkat, dibuatlah satu lagi observatorium di NTT.

Seperti ditulis Republika.co.id, Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) Thomas Djamaluddin mengatakan, NTT mengalami musim kering yang panjang. Tempat itu, lanjutnya, juga jauh dari perkotaan sehingga polusi cahayanya masih jauh.

"Harapan kami, Gunung Timau bisa mengakses langit bebas polusi setidaknya sampai 50 tahun ke depan seperti Boscha dulu,” tuturnya.

Thomas menambahkan, observatorium ini akan membawa manfaat bagi warga Kupang. Dalam bidang IPTEK, pembangunan pusat sains mempermudah warga mengembangkan wawasan. Sementara, untuk bidang pariwisata, kawasan sekitar observatorium juga bisa dikembangkan, salah satunya dengan mendirikan Taman Nasional Langit Gelap di Kupang.

Hm, menjadikan NTT sebagai lokasi pusat penelitian antariksa tentu menjadi langkah baik untuk memajukan daerah-daerah pinggiran di Indonesia. Millens, tambah daftar tujuan wisatamu ke sini juga dong! (AS/GIL)