Melihat Semarang dari Rembulan Tenggelam di Wajahmu yang Tayang 12 Desember Mendatang

Melihat Semarang dari <em>Rembulan Tenggelam di Wajahmu</em> yang Tayang 12 Desember Mendatang
Poster Rembulan Tenggelam di Wajahmu. (Tribunnews)

Sutradara Rembulan Tenggelam di Wajahmu memilih Kota Semarang sebagai latar tempat pada film tersebut. Banyaknya gedung tua dan setting-setting kuno menjadi salah satu alasan dipilihnya Semarang sebagai lokasi syuting.

Inibaru.id – Film Rembulan Tenggelam di Wajahmu yang diadaptasi dari novel Tere Liye dengan judul yang sama mengambil setting di sejumlah tempat di Semarang. Film yang dibintangi oleh Ariyo Wahab, Arifin Putra, Donny Alamsyah, Bio One, dan Anya Geraldine itu mengambil beberapa lokasi, seperti Kota Lama, Permata Puri Ngaliyan, dan RS Telogorejo Semarang.

Pemilihan Kota Semarang sebagai latar tempat film tersebut tentunya bukan tanpa alasan. Sutradara Rembulan Tenggelam di Wajahmu Daniel Rifki mengatakan, banyaknya gedung eksotis di Semarang menjadi salah satu alasan dipilihnya Semarang sebagai latar tempat film tersebut. Daniel juga mengaku sangat terkejut saat mengeksplorasi gedung-gedung tua di kawasan Kota Lama Semarang.

“Kami memilih Semarang karena memang ada setting-setting kuno, rumah kuno, gedung kuno, terutama di Kota Lama Semarang, banyak gedung tua yang masih terawat,” ujar Daniel seperti diberitakan Jateng Today (6/8/18).

Daniel mengatakan, dirinya bersama tim Max Pictures juga sudah mengeksplor beberapa tempat seperti Pelabuhan Tanjung Emas, rumah-rumah di Jalan Dr. Wahidin, serta tempat-tempat bernuansa kuno lainnya.

Selain memiliki tempat-tempat yang eksotis, masalah perizinan untuk mengambil gambar di Kota Semarang pun mudah dan nggak ribet, sehingga proses syuting pun berjalan lancar.

“Banyak pihak membantu, mulai dari Pak Agus (Monod Diephuis), Mas Kusri, sangat membantu proses perizinan lokasi, perizinan jalan dan lain-lain. Jadi, proses syuting menggunakan aset Kota Lama sangat mudah dan menyenangkan,” lanjut Daniel.

Penggunaan Semarang sebagai lokasi syuting film ini pun disambut baik oleh Walikota Semarang Hendrar Prihadi. Hendi mengaku senang karena beberapa tempat di kotanya digunakan sebagai lokasi syuting sejumlah film Indonesia. Bahkan ketika trailer film ini rilis, Hendi ikut mempromosikannya lewat Instagram pribadinya, Selasa (19/11).

"Melihat Kota Semarang di Film #RembulanTenggelamdiWajahmu -- Coming Soon... Premiere 12 Desember 2019 #SemarangSekarang #AyoKeSemarang," kata Hendi di akun instagram pribadinya , hendrarprihadi.

Sinopsis

Film ini mengisahkan Ray, pemilik perusahaan raksasa yang sedang sekarat. Usianya yang 60 tahun, tentu membuatnya dan telah melewati banyak hal yang mengantarnya pada posisi kaya raya, terpandang, dan disegani.

Dalam keadaan antara hidup dan mati di rumah sakit, seseorang dengan wajah teduh datang dan membawa Ray untuk 'kembali' yakni kembali menyusuri masa lalunya. Ray pun menemukan lima pertanyaan yang pernah ia teriakkan kepada Tuhan. Lima pertanyaan itu akhirnya terjawab satu demi satu.

Jika diamati di trailer, film ini mengambil setting di Rumah Sakit Telogo Rejo Semarang. Selain itu berbagai gedung di Kota lama, dan kawasan Jl. Dr Wahidin.

"Ada RS Telogorejo, D=ada Jl. Dr. Wahidin, dll--," jawab Hendi dalam akun Instagramnya ketika menanggapi pertanyaan warganet yang penasaran.

Nah, Kalian penggemar film adaptasi novel Tere Liye sekaligus Warga Semarang pasti sudah nggak sabar untuk nonton hih! Eits, sabar. Tunggu sampai 12 Desember ya, Millens! (IB18/E06)