Medcom dan Homecare24 Gelar Rapid Test Gratis untuk Warga Salatiga

Medcom dan Homecare24 Gelar Rapid Test Gratis untuk Warga Salatiga
Suasana rapid test gratis di UKSW Salatiga. (Inibaru.id/ Zulfa Anisah)

Sekitar seribu alat rapid test disiapkan untuk warga Kota Salatiga secara gratis. Acara ini terselenggara atas kerjasama Medcom.id, Homecare 24, dan Universitas Kristen Satya Wacana untuk memutus mata rantai Covid-19.

Inibaru.id – Guna menekan laju penyebaran Covid-19, Medcom.id bersama Homecare24 menggelar rapid test gratis untuk masyarakat Salatiga pada Jumat (17/7). Acara ini diselenggarakan di Universitas Kristen Satya Wacana selama dua hari, Jumat-Sabtu (17-18/7). Layanan ini digelar secara drive thru dan non-drive thru, Millens.

Edwin Pratama, partnership manager Medcom.id mengatakan bahwa pihaknya telah berkeliling di beberapa kota di Jawa Tengah dan menjatuhkan pilihan ke Kota Salatiga. Selanjutnya, pihaknya juga bakal kembali memberikan layanan rapid test gratis ke beberapa kota di provinsi lain.

Edwin Pratama, partnership manager Medcom.id. (Inibaru.id/ Zulfa Anisah)
Edwin Pratama, partnership manager Medcom.id. (Inibaru.id/ Zulfa Anisah)

Dari acara ini, Edwin mengimbau agar masyarakat nggak takut untuk melakukan tes cepat.

“Stigmanya masyarakat agak takut, tapi kami mengimbau agar tidak takut, kalau reaktifpun belum tentu Covid, untuk menentukan lagi bisa swab,” ungkapnya.

Untuk menindaklanjuti rapid test ini, pihaknya juga menggandeng Dinas Kesehatan Kota Salatiga.

“Jika reaktif maka Dinkes yang akan menangani. Karena semua data yang reaktif maupun tidak kita serahkan ke Dinkes,” lanjut Edwin.

Diikuti oleh masyarakat umum dan mahasiswa UKSW. (Inibaru.id/ Zulfa Anisah)
Diikuti oleh masyarakat umum dan mahasiswa UKSW. (Inibaru.id/ Zulfa Anisah)

Di samping itu, Monica Lumban Gaol sebagai co-founder Homecare24 mengungkapkan bahwa pelayanan rapid test gratis selama dua hari tersebut setidaknya diikuti oleh 800 hingga 1.000 masyarakat Kota Salatiga. Dirinya berharap agar tes cepat gratis ini mampu memutus mata rantai Covid-19.

“Harapannya acara ini berjalan dengan lancar dan bisa bermanfaat untuk masyarakat sekitar untuk memutus mata rantai Covid-19,” ungkap Monica.

Sementara itu, Rektor UKSW Dr Neil Samuel Rupidara bersyukur atas adanya rapid test gratis yang digelar di kampusnya tersebut.

“Kami bersyukur kegiatan ini terselenggara dalam kerjasama dengan Medcom.id dan Homecare24 yang bersedia membantu masyarakat dan pemerintah dalam rangka mencegah dan menangani kasus penyebaran kasus Covid 19,” ungkap Samuel.

Dirinya berterima kasih dengan antusiasme masyarakat terhadap penyelenggaraan rapid test ini.

“Walaupun dipersepsi menjadi ketakutan dan kecemasan, toh responnya tetap baik dari warga Salatiga dan sekitarnya,” tutupnya. 

Diharapkan mampu memutus mata rantai Covid-19. (Inibaru.id/ Zulfa Anisah)
Diharapkan mampu memutus mata rantai Covid-19. (Inibaru.id/ Zulfa Anisah)

Nggak cuma masyarakat umum, nggak jarang pula mahasiswa UKSW yang ikut serta lo. 

Theresia Lukita P, misalnya. Mahasiswa UKSW ini mengaku dirinya sering bepergian dan pengin memastikan dirinya bebas Covid-19.

"Semoga hasilnya-sehat-sehat saja,” katanya penuh harap.

Semoga agenda ini bisa memutus mata rantai Covid-19 di Indonesia ya, Millens! (Zulfa Anisah/E05)