Matahari KW Bikinan Tiongkok Berhasil Menyala, Seperti Apa?

Matahari KW Bikinan Tiongkok Berhasil Menyala, Seperti Apa?
Ilustrasi - Matahari buatan Tiongkok berbeda dari matahari yang kita kenal selama ini. (Flickr/ David Warrington)

Warganet digegerkan dengan adanya matahari buatan Tiongkok. Apakah matahari baru ini benar-benar ada? Seperti apa ya rupanya?

Inibaru.id – Apapun bisa dibuat di Tiongkok, termasuk belakangan ini yang menghebohkan adalah matahari buatan. Tunggu dulu, matahari bukannya seharusnya ada di luar angkasa? Lantas seperti apa sih matahari buatan negara yang juga dikenal dengan nama Tiongkok ini?

Nah, ternyata, matahari buatan itu dibuat dengan energi nuklir. Matahari buatan Tiongkok ini pun diyakini bisa menghasilkan energi tanpa batas.

Matahari buatan ini diberi nama HL-2M Tokamak. Matahari ini adalah hasil penelitian nuklir terbesar dan paling canggih dalam sejarah dengan tujuan mendapatkan energi bersih, ramah lingkungan, dan terus terbarukan. Para peneliti bahkan mengklaim kalau energi yang diciptakan matahari buatan ini lebih aman dari reaktor nuklir pada umumnya.

Bentuknya sama sekali berbeda dengan matahari yang selama ini kita ketahui, ya Millens. Jadi, reaktor nuklir yang ada di Provinsi Sichuan ini memakai medan magnet yang bisa memadukan plasma panas. Suhu yang diproduksi oleh ‘matahari’ ini mencapai 150 juta derajat Celcius alias 10 kali lebih panas dari inti matahari!

"Matahari" buatan Tiongkok untuk proyek energi bersih terbarukan. (Cnn Indonesia/AFP/STR)

Para peneliti dari Tiongkok sudah mengerjakan proyek ini sejak 2006. Saat itu, tujuan utama mereka adalah membuat reaktor fusi nuklir dengan versi yang lebih kecil. Mereka pun menjalin kerjasama dengan para ilmuwan dari Reaktor Eksperimental Termonuklir Internasional, proyek penelitian fusi nuklir terbesar di dunia yang dilakukan di Prancis.

Fusi dianggap sebagai sumber energi dari matahari. Proses ini adalah kebalikan dari proses fisi yang bisa menciptakan senjata atom serta pembangkit listrik tenaga nuklir. Hanya, berbeda dengan fisi, proses fusi dianggap tidak menghasilkan limbah radioaktif sehingga dianggap lebih aman. Selain itu, proyek ini juga dianggap bisa menurunkan risiko kecelakaan.

Pengembangan energi fusi nuklir tidak hanya sebagai cara untuk menyelesaikan kebutuhan energi strategis Tiongkok, tetapi juga memiliki signifikansi besar untuk pengembangan energi dan ekonomi nasional Tiongkok yang berkelanjutan di masa depan,” ulas media Tiongkok People’s Daily.

Wah ternyata matahari buatan Tiongkok ini bisa jadi alternatif energi untuk masa depan, Millens. Keren, ya? (Cnn/IB09/E05)