Masyarakat Dilarang Melayat ke Kediaman Ibu Jokowi, Ini Alasannya!

Masyarakat Dilarang Melayat ke Kediaman Ibu Jokowi, Ini Alasannya!
Suasana di rumah duka kediaman Ibu Presiden Jokowi, Sujiatmi Notomiharjo di Solo (beepdo.com)

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo meminta masyarakat nggak datang ke rumah duka ibu Presiden Jokowi dan mendoakannya dari rumah saja. Apa alasannya?

Inibaru.id – Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo meminta masyarakat supaya nggak datang melayat ke kediaman Ibu dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) Sujiatmi Notomiharjo di Banjarsari, Solo.

Imbauan ini bertujuan untuk mencegah kerumunan orang yang berpotensi memicu penularan virus corona (COVID-19).

“Baru saya bicara dengan keluarga, bersama pak Kapolda dan Pangdam, dan saya diminta untuk menyampaikan kepada masyarakat, terima kasih atas ucapan bela sungkawa dan doanya,” terang Ganjar saat berada di rumah duka.

Ganjar menyebut pihak keluarga Presiden Jokowi sebenarnya memaklumi keinginan masyarakat untuk datang melayat. Hanya, demi kesehatan banyak orang, sebaiknya masyarakat mendoakan Eyang Noto di dari rumah saja.

Presiden Jokowi menggelar jumpa pers di rumah duka (ANTARA/Maulana Surya)
Presiden Jokowi menggelar jumpa pers di rumah duka (ANTARA/Maulana Surya)

Berdasarkan keterangan yang diungkap Presiden Jokowi di rumah duka, sang ibu meninggal karena penyakit kanker yang dideritanya dalam empat tahun terakhir. Selama ini, Eyang Noto juga rutin berobat di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta. Hal ini menepis desas-desus yang menyebut Eyang Noto meninggal karena terpapar virus corona.

Nggak hanya mengimbau masyarakat supaya nggak datang melayat, kini kawasan sekitar rumah duka juga sudah diamankan dengan ketat oleh aparat militer dan Paspampres. Sejak Rabu (25/3) sore, akses untuk masuk ke gang rumah duka juga sudah ditutup. Sejumlah awak media yang ingin meliput pun baru diperbolehkan mendekat ke rumah duka hanya beberapa saat sebelum jumpa pers.

Presiden Jokowi menjemput jenazah ibunya di RS DKT Slamet Riyadi (Antara/Mohammad Ayuda)
Presiden Jokowi menjemput jenazah ibunya di RS DKT Slamet Riyadi (Antara/Mohammad Ayuda)

Sujiatmi Notomiharjo meninggal di usia 77 tahun di RS DKT Slamet Riyadi pada Rabu (25/3) pukul 16.45 WIB. Jenazahnya akan dimakamkan pada hari ini, Kamis (26/3) pukul 13.00 WIB di pemakaman keluarga Mundu, Gondangrejo, Karanganyar, Jawa Tengah.

Semoga amal ibadah Eyang Noto diterima di sisi Allah SWT ya, Millens! (IB09/E06)