Masih Pandemi, Empat Hal ini Bikin Agustusan Terasa Beda

Masih Pandemi, Empat Hal ini Bikin Agustusan Terasa Beda
Suasana meriah Agustusan ini nggak bisa kita rasakan lagi di masa pandemi. (ringtimesbali.pikiran-rakyat)

Pandemi membuat banyak hal dibatasi. Suasana Agustusan yang biasanya ramai dan lebih meriah pun kini jadi lebih sepi. Kalau kamu, apa nih yang paling dikangenin di saat Agustusan kali ini?

Inibaru.id – Nggak terasa, kita sudah melalui dua kali momen Agustusan di masa pandemi Covid-19. Nggak hanya sudah memakan korban jiwa ratusan ribu nyawa, pandemi juga menghancurkan berbagai sendi kehidupan, khususnya ekonomi.

Gara-gara hal ini pula, momen Agustusan jadi terasa jauh lebih sepi dari tahun-tahun sebelumnya.

Padahal, biasanya, di hari-hari menjelang atau usai 17 Agustus, di kampung-kampung semuanya akan terlihat ramai dan meriah. Perlombaan yang asyik dilakukan di mana-mana.

Sayangnya, di Agustusan kali ini, banyak hal yang beda. Apa saja?

Libur Tapi Serasa Nggak Libur

Sudah berapa kamu bekerja dari rumah alias WFH, Millens? Ada yang bahkan sudah melakukannya sejak pandemi mulai melanda Indonesia pada awal 2020! Sejak saat itu, hari libur dan nggak serasa nggak ada lagi bedanya.

Gara-garanya, ya kita hanya kerja di rumah aja. Memang, kamu nggak perlu bolak-balik dari dan ke tempat kerja. Namun, gara-gara hal ini, jika ada hari libur seperti saat 17 Agustus seperti sekarang, rasanya seperti nggak ada bedanya dari hari-hari biasa.

Apalagi, anak-anak juga selama ini sekolah di rumah dan nggak ikutan lomba-lomba Agustusan yang meriah. Jadi, sudah dua tahun nih, perayaan 17 Agustus kita nggak seasyik biasanya.

Nggak Ada Lomba khas Agustusan

Karena dianggap bisa memicu kerumunan, lomba Agustusan pun ditiadakan di masa pandemi. (Jpnn/Ricardo)
Karena dianggap bisa memicu kerumunan, lomba Agustusan pun ditiadakan di masa pandemi. (Jpnn/Ricardo)

Namanya juga perayaan Hari Kemerdekaan, pasti bakal ada lomba-lomba Agustusan yang meriah. Sebut saja deh, balap karung, panjat pinang, makan kerupuk, dan lain-lain.

Meski lombanya sebenarnya itu-itu saja, tapi dijamin sukses bikin meriah perayaan kemerdekaan. Orang-orang pun bakal berkerumun untuk melihat keseruannya.

Sayangnya, gara-gara pandemi, kita dilarang berkerumun, Millens. Pada akhirnya, lomba-lomba ini pun ditiadakan. Mau gimana lagi, kesehatan memang jauh lebih penting sekarang.

Nggak Ada Lagi Karnaval

Nggak hanya lomba Agustusan yang hilang selama pandemi, karnaval juga hilang, Millens. Di kota-kota besar, biasanya ada karnaval dengan kereta atau kendaraan hias di jalan-jalan protokol.

Di kampung atau desa-desa, ada gerak jalan atau warga desa yang ikut karnaval dengan sepeda yang dihias. Kali ini, karnaval ini juga nggak ada karena dianggap bisa memicu kerumunan. Hiks, jadi makin tambah sedih, deh.

Nggak Ada Diskon Gede-Gedean

Salah satu sektor yang paling terpukul di masa pandemi adalah sektor ekonomi. Banyak masyarakat yang memilih untuk nggak banyak belanja karena pendapatannya juga berkurang. Di sisi lain, peraturan pemerintah juga melarang banyak pusat perbelanjaan untuk buka secara penuh.

Nah, berbagai pembatasan ini pun membuat pusat perbelanjaan jadi nggak bisa sembarangan ngasih diskon gede-gedean. Bahkan, ada banyak pusat perbelanjaan yang bahkan bisa dikatakan beruntung kalau mereka masih bisa eksis hingga sekarang, Millens.

Kalau kamu, apa nih yang paling dikangenin dari Agustusan di masa pandemi ini? (Hip/IB09/E05)