120 Ribu Warga Jatim yang Terancam Kebutaan

Penyakit katarak terus menghantui penduduk di Indonesia karena berpotensi mengakibatkan kebutaan.

120 Ribu  Warga Jatim yang Terancam Kebutaan
Operasi katarak gratis digelar untuk mempengeringati HUT ke-71 RI dan HUT RSAL dr. Ramelan ke-66, Kamis (4/8/2017). Operasi diperuntukkan bagi 150 orang. (Pojokpitu.com)

Inibaru.id – Katarak masih menjadi salah satu penyakit di Indonesia yang patut untuk diwaspadai keberadaannya. Penyakit mata yang bisa mengakibatkan kebutaan ini masih banyak menyerang masyarakat terutama para penduduk berusia lanjut. Di sejumlah daerah, penderita katarak yang mengalami kebutaan bahkan terus bertambah.

Dilansir dari JPNN.com, Rabu (29/11/2017), kasus kebutaan akibat katarak di Jawa Timur termasuk salah satu yang terus bertambah. Hingga November 2017, lebih dari 120 ribu orang dari 40 juta penduduk Jawa Timur terancam kebutaan karena katarak.

Baca juga:
Pengikut Medsos Antimuslim Palsu Terus Meningkat
Banjir Landa 5 Kecamatan, Longsor 12 Titik di Kulonprogo

Menurut Kolonel Laut (k) dr Sapta Prihartono Spb Wakamed RS TNI AL dr Ramelan Surabaya, sebanyak 4,4 persen dari 40 juta penduduk Jawa Timur mengalami kebutaan karena katarak. Angka tersebut berdasarkan data Persatuan Dokter Mata Indonesia (Perdami) Jawa Timur,

"Selain faktor usia, faktor kondisi geografi Indonesia yang beriklim tropis juga menjadi penyebab bertambahnya penderita katarak ini," ujar Sapta.

Dia mengatakan, udara tropis membuat lensa mata cepat keruh karena sering terpapar sinar ultraviolet. Nah, meningkatnya jumlah penderita katarak tersebut begitu terlihat saat operasi katarak gratis di RS TNI AL dr Ramelan Surabaya.

Baca juga:
Efek Erupsi Gunung Agung bagi Pariwisata Bali
Saat Badai Cempaka "Layu", Badai Dahlia "Bersemi"

Hanya dalam kurun waktu tiga hari, sebanyak 547 pasien katarak dari berbagai kabupaten dann kota di Jawa Timur mengikuti operasi gratis ini. Untuk mengakomodasi seluruh pasien, RS TNI AL dr Ramelan menyiapkan 29 dokter spesialis mata yang dibantu perawat.

"Diharapkan dengan operasi katarak gratis ini angka kebutaan karena katarak di Jawa Timur bisa berkurang," pungkas Sapta. (OS/SA)