Mantan Pelatih Persib dan Persija Arcan Iurie Dideportasi dari Indonesia

Mantan Pelatih Persib dan Persija Arcan Iurie Dideportasi dari Indonesia
Mantan pelatih Persib dan Persija Arcan Iurie dideportasi dari Indonesia. Izin tinggalnya sudah habis sejak 2019. (bolaindo)

Mantan pelatih persib dan Persija Arcan Iurie dideportasi dari Indonesia. Dia dipaksa pulang ke Moldova usai izin tinggalnya habis sejak 2019 dan nggak punya uang untuk membayar denda overstay.

Inibaru.id – Penggila sepak bola Indonesia pasti akrab dengan sokok Arcan Iurie. Laki-laki asal Moldova ini adalah mantan pelatih Persib dan Persija, dua klub besar di Indonesia. Nah, kabarnya, Arcan Iurie dideportasi dari Indonesia, lo. Ada apa, ya?

Lama nggak ada kabarnya karena nggak lagi melatih klub-klub dari liga utama Tanah Air, Arcan Iurie dikabarkan sudah nggak punya uang dan nggak mampu membayar denda overstay. Omong-omong, izin tinggalnya di Indonesia ternyata sudah habis cukup lama, lo, tepatnya sejak 2019!

Ada banyak penyebab Arcan Iurie sampai kehabisan uang. Nggak adanya kompetisi sepak bola di Indonesia selama lebih dari 1,5 tahun membuatnya nggak punya pemasukan sama sekali. Nggak ada satupun klub yang mempekerjakannya karena memang nggak ada pertandingan sepak bola.

Selain itu, Arcan Iurie ternyata juga membutuhkan banyak uang untuk pengobatannya. Meski aktif di dunia olah raga, Arcan diserang stroke sejak 2008 lalu. Uang tabungannya kabarnya habis untuk pengobatan ini.

Alhasil, dia kesulitan memperpanjang Kartu Izin Tinggal Tetap (Kitap) hingga 60 hari. Dia pun dianggap sebagai warga negara asing (WNA) yang overstay namun nggak sanggup membayar dendanya.

Arcan Iurie saat melatih Borneo FC. (bolaindo)
Arcan Iurie saat melatih Borneo FC. (bolaindo)

Sebenarnya sih ya, Arcan Iurie sudah lama dideportasi dari Indonesia, yakni pada 16 Juli 2021 lalu. Menurut keterangan Kepala Sub Seksi Penindakan Imigrasi Kelas 1 Non TPI Karawang Adrian Nugroho, iurie diterbangkan dengan pesawat Turkish Airlines yang transit di Istanbul sebelum sampai di negara asalnya.

Pihak Imigrasi menyebut Iurie sudah melanggar Pasal 78 ayat 3 UU no 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian. Iurie sama sekali nggak mengelak saat ditanya soal Kitap-nya yang sudah habis pada 2019 lalu.

Selama ini, Iurie tinggal di Karawang, Jawa Barat, tepatnya di Perumahan Graha yang berlokasi di Desa Purwadana, Kecamatan Telukjambe Timur, bersama dengan istrinya yang orang Indonesia. Hanya, dia sering melakukan kegiatan di Bandung.

Selain melatih Persib dan Persija, Iurie pernah melatih klub-klub legendaris lain seperti Persik Kediri, Persebaya, Semen Padang, Persita Tangerang, Madura FC, Borneo FC, Cilegon FC, Perseman Manokwari, serta Bhayangkara FC.

Menariknya, meski dideportasi, bukan berarti Iurie masuk blacklist dan nggak bakal lagi bisa masuk Indonesia. Enam bulan lagi, dia sudah bisa masuk ke wilayah Nusantara.

Kamu pernah punya kenangan dengan klub-klub yang dilatih oleh Arcan Iurie nggak, nih, Millens? (Kom/IB09/E05)